Oleh : Henny Budi Hastuti, Licensed Practitioner of NLP ™
Waah… kayaknya keren juga nih kalau dengan Submodality bisa meningkatkan income, siapa yang mau?? Hahahaha….. pasti semua mau ya? Dan ini pernah saya lakukan untuk membantu adik saya yang bekerja sebagai sales Advance di bengkel Astra, mau tahu hasilnya?
Gila mek…!! Pokoknya Luar Biasa daah…., target dari perusahaan, karena buka dan jualan di bengkel, bukan di Mall, bagi perusahaan dapat Income 8 juta sudah bagus, walau target income personal setiap sales adalah 15juta. Secara gitu looh, jualan alat pijat yang harganya diatas 3jt dan di bengkel pula, saat itu semua karyawan berpikir tidak mungkin dan apek, tapi yang namanya sudah jadi tugas dari perusahaan mau gimana dung? Terlebih saat itu masuk bulan Ramadhan, yang terlintas di pikiran para karyawan yang ditugaskan di bengkel Astra tersebut termasuk adik saya, hanya dua kata “mana mungkin?”.
(more…)
Category Ide Orisinil |
Oleh : Henry Yonathan, Licensed Practitioner of NLP ™
Hari Selasa, 11 November 2008 kemarin saya ke kantor terakhir kalinya untuk beribadah dan berpamitan kepada rekan-rekan di kantor. Per Jumat 14 November 2008 ini saya sudah pindah ke perusahaan lain.
Saya pindah karena sudah tidak ada hal signifikan yang dapat saya lakukan di kantor pusat dan cenderung tidak terlalu menggunakan kemampuan terbaik saya. Dan perusahaan hidupnya berdasarkan proyek dari tender-tender pemerintahan.
Singkat cerita saya berada diruang HRD, dimana disana terdapat seorang personil HRD yang hubungannya dengan saya baik sekali. Lalu disebelahnya ada seorang rekan sejawat yang sangat senior. Dahulu waktu masih diproyek bersama-sama dengan saya, dia koordinator sistem se-Jakarta.
(more…)
Category Ide Orisinil |
Oleh : Bambang Suyono, Licensed Practitioner of NLP ™
(Article Inspired by Tono)
Menulis memang tidak perlu takut, karena menulis hanya perlu pena atau pc atau lap top untuk mengalirkan isi di neck top kita ditambah dengan seluruh representational system melalui seluruh submodalitiesnya. Selain itu …
Menulis itu sama dengan uang. Lihatlah berapa banyak uang yang dibuat oleh tulisan. Setiap hari miliaran rupiah diterima oleh pabrik tulisan alias Koran alias surat kabar atau internet. Agar anda yakin, maka mulailah menghitung dalam pikiran anda berapa juta orang berlangganan Koran alias surat kabar di Indonesia, lalu. kalikan dengan dua ribu rupiah (harga eceran koran). Limapuluh miliar Rupiah. Bayangkan dalam pikiran anda angka lima dengan nol sepuluh berjajar di belakangnya. Perjelas angka itu dengan Bold dan CAPITAL LETTER Rp. 50.000.000.000.
(more…)
Category Ide Orisinil |
Oleh : Widyarto Adi Ps, Licensed Practitioner of NLP ™
Keikutsertaan dalam NLP for Practitioners yang lalu adalah yang ke-6 kalinya saya hadir dalam pelatihan yang berkaitan dengan NLP. Sebelumnya memang “hanya” mengikuti potongan-potongan pemahaman, jadi pemahaman lengkap dan mantapnya ya didapat ketika ikut pelatihan itu.
Banyak hal menarik yang terjadi di sekitar pelatihan yang dulu-dulu saya ikuti. Ada peserta yang datang dengan persiapan untuk menguji ”teori” NLP yang sudah didengarnya sedikit-sedikit. Orang seperti ini pasti menjadi berkerut-kerut dahinya ketika mendapat materi yang di luar dugaannya. Yang sok rasional biasanya lalu mendiskusikan (dengan diri sendiri atau rekan dekatnya) alasan di belakang setiap pre-supposition, atau teori yang didapatkan, dengan sibuk mencari logika di belakangnya. Dan akhirnya malah bertanya-tanya ”kok bisa begini?” dan tidak bisa secara penuh menerima manfaat pelatihannya.
(more…)
Category Uncategorized |
Oleh : Hendri Harjanto, Licensed Practitioner of NLP ™
Sebelumnya mungkin anda pernah mendengar atau mempelajari timeline?Nah sekarang saya ingin mensharingkan timeline yang digunakan dalam percakapan sehari-hari. Sehingga kedepan kita bisa menggunakan timeline untuk percakapan yang lebih berkualitas.
Time line sebenarnya adalah submodality waktu kita. Yaitu bagaimana pikiran kita mengorganisarir gambar, suara atau perasaan dalam modus waktu.
Dalam Timeline, waktu dibedakan menjadi 3 : masa lalu (Past), Sekarang (present) dan Masa Depan (future). Untuk melihat konteks waktu, dalam modus timeline di sebelah mana, kita bisa melihat dari keterangan waktu yang digunakan
(more…)
Category Uncategorized |
Oleh : Widyarto Adi Ps, Licensed Practitioner of NLP ™
Dalam Pelatihan NLP for Practitioners yang lalu saya menyebutkan bahwa mempunyai fobia terhadap ketinggian. Banyak yang menanyakan apakah berarti saya takut naik pesawat terbang. Jawabannya: bukan.
Pasti bukan, karena kenyataan bahwa sebelum peringkat GFF (Garuda Frequent Flyer) saya menjadi Platinum, selama 3 tahun keanggotaan GFF saya tidak pernah beranjak turun dari peringkat Gold. Itu berarti minimal 36 kali setahun saya terbang dengan Garuda. Itu yang Garuda, belum maskapai yang lain.
Dalam kapasitas menjadi Trainer aktivitas outbound saya juga biasa memberi contoh meniti tali yang terbentang antar pohon di ketinggian 5 – 7 meteran. Atau meluncur pada aktivitas flying fox di Taman Safari (yang di lembah, bukan yang di area camping). Yang saya tidak bisa, atau fobia itu, adalah kalau menaiki tangga tunggal seperti pada permainan pamper pole (atau tepak bola) yang tanpa “pagar” di kiri kanan – apalagi kalau berdiri di atas ujungnya (ketinggian 8 – 10 meter), lalu bersiap-siap meloncat menepuk bola yang sudah diikat di atas sana.
(more…)
Category Uncategorized |
Oleh : Hendri Harjanto, Licensed Practitioner of NLP ™
Beberapa waktu yang lalu saya diminta untuk mengisi training tentang self concept di Syari`ah Economic Forum. Saya tertantang untuk bereksperimen dengan NLP. Dan hasilnya wow…Inilah rangkuman dari apa yang saya sampaikan disana.
Kenapa self concept yang positif itu perlu? Supaya kita mengerti kemana kita menuju dan menjalaninya dengan baik, penuh percaya diri dan penghargaan yang tinggi terhadap diri sendiri.
Konsep diri merupakan elemen yang amat penting dalam kesuksesan seseorang. Jika orang punya konsep diri yang rendah, bisa dipastikan dia akan sulit berhasil. Namun begitu pula kebalikkannya jika seseorang punya konsep diri yang tinggi maka kesuksesan akan lebih mudah dia raih. Seseorang yang berpendidikan tinggi namun punya konsep diri negative akan kalah dengan seseorang dengan pendidikan pas-pasan namun mempunyai konsep diri yang amat positif.
(more…)
Category Uncategorized |
Oleh : Hendri Harjanto, Licensed Practitioner of NLP ™
(Catatan setelah mengikuti Training NLP™ Practitioner bersama Ronny F.R)
Berbahagia sekali rasanya di berikan kesempatan untuk bisa memahami manual otak manusia melalui pelatihan NLP™ Practitioner bersama Pak Ronny. Saya merasakan ada banyak hal yang sebenarnya telah tersedia, tapi selama ini belum saya optimalkan. NLP™ ternyata semakin menyenangkan dan menantang untuk di gunakan dalam berbagai aspek kehidupan.
Richard Bandler pernah mengatakan bahwa NLP™ bukanlah alat untuk mendiagnosa sesuatu. NLP™ praktik dan karena itu hanya dapat diajarkan dengan mengalaminya. Tidak cukup hanya dengan membaca. Jadi NLP™ itu intinya di praktik. Karena NLP™ di model dari orang-orang yang punya keunggulan dalam perilakunya.
(more…)
Category Tips |
Oleh : Supartono Muhammad, Licensed Practitioner of NLP ™
Semula judul artikel ini adalah Terapiku Gagal, Tuhan Tolonglah Aku …, Tuhan Tolong Kami … kemudian berubah lagi menjadi Tuhan Menolong Kita … sudah sreg tapi masih kurang … dan berubah menjadi “Tuhan selalu Membantu Kita”.
Presupposition yang baik dan bermanfaat itulah yang diinginkan dalam artikel ini agar pembaca mendapatkan efek positif saat membacanya. Presupposition memang sangatlah penting karena itulah harus harus menjadi prioritas dan harus dipikirkan secara matang. Karena presupposition itu juga lah mengapa judul artikel ini sampai berubah lima kali, rasanya baru kali ini judul tulisan yang pernah saya buat berubah beberapa kali.
Judul yang sangat memuaskan menurutku !
Tentu saja!
Judul ini mempunyai arti yang begitu dalam dibandingkan dengan keempat judul lainnya.
Kenapa?
(more…)
Category Ide Orisinil |
Oleh : Syamsul Hatta, Licensed Practitioner of NLP ™
Pernahkah Anda merasa “Demam Panggung” atau “Gugup” atau “Deg Degan” ketika
diminta untuk berbicara didepan Publik ??? Untuk Seorang yang menjadi
Trainer atau MC mungkin hal ini pernah terjadi di awal-awal penampilan
Anda. Alasannya sederhana … “Kurang Pengalaman” atau “Masih Baru” sehingga
belum terbiasa dengan kondisi tersebut. Bahkan saking penyakit demam
panggung itu sedemikian mengganggu, sampai-sampai ada yang ketika sudah
tampil di depan, semua kata-kata serasa minggat dari pikiran alias tidak
dapat berbicara apa-apa …
Anda tidak Sendiri … banyak orang yang merasakan hal yang sama … Termasuk
Saya … hehehe.
Nah, untuk hal seperti ini ada trik sederhana yang bisa digunakan … Caranya
dengan membayangkannya sebelum terjadi …
(more…)
Category Tips, Uncategorized |
Oleh : Henry Yonathan, Licensed Practitioner of NLP ™
Hari ini saya kecapean, setelah kemarin menghabiskan waktu mengantar Wan Cin (my fiancee) belanja kebutuhan workshop, ke bengkel untuk ganti jari-jari roda depan, makan malam di MegaMal dan berkaraoke ria. Pagi ini saya berkomputer ria setelah 8 hari tidak berkomputer ria
dengan puas. Akhirnya tubuh saya memberitahu untuk istirahat dengan munculnya influenza.
Sulitnya Menulis Nama
Sore hari sekitar pukul 4 sore saya bangun dan menghubungi Wan Cin menanyakan keberadaanya. Lalu kami membuat janji untuk bertemu di rumahnya. Sesampainya disana kami berbincang-bincang sambil menunggu nasi matang. Lalu dia minta dihypnosis. Beberapa cara saya praktekan
padanya tapi tidak berhasil. Ini karena dia tidak fokus dan menganggapnya lucu.
(more…)
Category Praktek |
Oleh : Bambang Suyono, Licensed Practitioner of NLP ™
Dedicated to Pak Aman Chiang dan Sang Master
Sore itu aku tinggalkan hotel Santika dengan perasaan yang ringan, tujuh hari selesai sudah dan waktunya kembali ke dunia nyata. Dengan perasaan yang tenang, walaupun energi sudah terkuras karena tidak makan tadi siang, aku turun ke concierge hotel mengambil koper dan lap top yang aku titipkan siang tadi. Sambil mencocokkan nomor kartu penitipan, pegawai di concierge melakukan mind reading “bapak perlu taksi untuk ke bandara, yaa?”, katanya dengan ramah. “mohon maaf pak, taksi yang biasa mangkal di depan kosong”. Setelah semua urusan administrasi beres. Aku bergegas menuju ke depan hotel, disana sudah ada beberapa orang yang juga mempunyai tujuan sama yaitu menunggu taksi.
Aku melirik jam di tanganku menunjukkan pukul 17.45, dengan cepat otak kiriku menghitung, satu jam ke bandara maka masih cukup waktu untuk boarding. Namun melihat gelagatnya bahwa taksi kosong sudah agak lama, terbukti dengan beberapa orang menunggu di depan hotel, aku memutuskan untuk mencari tahu penyebabnya. Bukankah hidup di Jakarta harus cepat, bila tidak mau kesempatan hilang.
(more…)
Category Praktek |
Oleh : Supartono Muhammad, Licensed Practitioner of NLP ™
Ada keraguan setelah saya kirim email bahwa saya akan menulis artikel setiap bulan dua artikel. Banyak alasan yang bermunculan dipikiran, mulai dari bagaimana cara membagi waktu, sampai dengan ketakutan-ketakutan yang tidak beralasan lainnya.
Keraguan tersebut ternyata hilang dengan segera saat saya ingat ANCHOR yang tertanam selama berlatih sebagai berikut:
• Sejak kapan ‘menulis dua artikel sulit’.
• Apa yang mencegah saya untuk tidak ‘menulis dua artikel dalam sebulan?’
• Program yang sudah pernah dijalankan pasti akan bisa dijalankan kembali.
(more…)
Category Praktek |