Well, judul yang aneh...

Tapi nggak papa, namanya juga sedang bermimpi..., dan bermimpi itu baik, karena punya pengharapan.

Tapi kami tidak bermimpi di siang bolong, kami bekerja dan mempraktekkan ilmu kami untuk memberi peran sedikit saja, bagi pemberdayaan Republik yang kami mimpikan ini.
Republik NLP bukanlah mengenai suatu negara, Republik NLP adalah mengenai diri Anda. Republik NLP adalah suatu metafor, bahwa fungsi dan mekanisme "kehidupan diri kita" rupanya mirip dengan suatu pemerintahan.

Jadi siapa Presidennya?

Dalam mimpi kami, Andalah Presidennya, Anda mungkin akan menunjuk kelima Indra Anda adalah ajudan setia Anda, dan Anda boleh saja menjadikan Ruh Anda sebagai komandan, Nurani dan Qolbu sebagai Menteri Agama, Jiwa adalah Menteri Penerangan, Pikiran Adalah Menteri Pendidikan, Pikiran Bawah Sadar adalah Menteri Pemberdayaan, Jantung adalah Menteri Denyut Kehidupan, Darah Putih sebagai Menteri Pertahanan Anda, kedua Kaki sebagai Menteri Urusan Transportasi, Lambung adalah Menteri Urusan Pangan, Darah Adalah Menteri Kesejahteraan dan Keadilan, Mulut adalah Menteri Komunikasi, dan seterusnya.

Tentunya Anda juga boleh memilih sendiri secara bebas siapa Menteri Kabinet dalam Pemerintahan Anda, apabila konfigurasi di atas tidak sesuai dengan pilihan Anda.

Harapan kami, kita semua lantas menyadari bahwa sesungguhnya Tuhan YME sudah memberikan semua sumberdaya yang kita butuhkan, kita hanya perlu MEMBERDAYAKANNYA.


Ohya, Anda juga diperkenankan mendownload / mengutip, dengan mencantumkan alamat blog ini sebagai sumber. Pendapat / komentar Anda dapat dituliskan di bagian akhir setiap artikel. Ini akan menjadi umpan balik yang berharga buat pengembangan blog ini.


DISCLAIMER

Sebelum melanjutkan membaca, Anda wajib membaca Menu Disclaimer yang ada di atas. Dengan tetap melanjutkan membaca blog ini, berarti Anda telah setuju dengan isi Disclaimer.



-------oooo00oooo--------



831 viewsPrint This Post Print This Post

My Experience With Perceptual Positions

Date February 6, 2009

Oleh : Hasni Halim, Licensed Practitioner of NLP ™

Jujur, sampai dengan saya duduk dihadapan lap top ini saya belum tahu apa yang akan saya tulis untuk berbagi pengalaman…Saya percayakan saja alam bawah sadar saya untuk menuntun jari jemari diatas key pad (kan saya ingat pesannya Pa ‘De Bandler: TRUST YOUR UNCONSCIOUS!)… Sampai akhirnya teringat pada hari ketujuh dimana kami diminta untuk mempraktekan PERCEPTUAL POSITIONS

Kami diminta Pa Ronny  untuk untuk mengingat konflik dengan seseorang yang belum terselesaikan… Agak sulit bagi saya untuk dapat mengingatnya, karena saya bukan orang yang suka berkonfrontasi dengan orang lain dan sepanjang yang saya ingat.  Saya tidak punya musuh satu orangpun.

Sampai akhirnya saya teringat kepada anak tunggal saya, sebut saja Ananda umur 17 tahun, dia anak yang sangat baik, halus tutur katanya dan baik budi pekertinya, secara akademispun dia termasuk anak yang pintar di kelasnya, hanya saja ada 1 hal yang sangat mengganjal bagi saya yaitu; Ananda memiliki masalah TIME MANAGEMENT, yang bagi saya Ananda “super duper lelet”, hal ini seringkali membawa pertengkaran kecil dan kejengkelan saya terhadapnya. Nasihat, sindiran sampai bentakan sudah dilakukan untuk merubah kebiasaannya itu.
Read the rest of this entry »

684 viewsPrint This Post Print This Post

Sukses dengan “mencuri”.

Date February 3, 2009

Oleh : Eko J. Saputra, Licensed Practitioner of NLP ™
Mendengar kata mencuri, konotasi orang pasti negatif. Sebab mencuri adalah mengambil hak orang lain. Bagaimana dengan mencuri ilmu dan sukses orang lain? Apakah dua perbuatan ini melanggar hukum?
Sejauh ini saya belum pernah mendengar orang dipenjara karena mencuri ilmu dan sukses orang lain. Yang ada mencuri sendal, motor, uang, perhiasan dan lain-lain.

Untuk kasus pencurian tersebut, tidak akan dibahas dalam tulisan ini. Tapi kita akan melihat bagaimana proses mencuri ilmu dan sukses orang lain untuk mencapai sukses dan kebahagiaan kita. Ini sebuah ceritanyata. Suatu sore, saya kedatangan tamu. Dia masih terbilang adik angkat. Dengan semangatnya dia mengatakan kalau ingin berhenti bekerja.

Read the rest of this entry »

571 viewsPrint This Post Print This Post

Dream and Action

Date February 3, 2009

Oleh : Eko J. Saputra, Licensed Practitioner of NLP ™

Tanamlah impianmu setinggi langit. Pesan bijak ini sudah tak asing lagi di telinga kita. Terlepas siapa kali pertama mencetuskan ide tersebut, namun petuah klasik ini memang layak diikuti. Kalau dalam NLP petuah ini biasa disebut dengan Wellformed Outcome (WFO).

Tapi dalam mempraktekan WFO ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Yang terang emosi kita harus benar-benar feel good alias mood bagus. Dalam NLP banyak cara efektif membuat feeling kita
mood dengan sangat cepat dan mudah. Seperti dengan teknis Swish Pattern, Fash Phobia Cure, Time Line, 3 Kursi Ajaib (Perceptual Positions) dan sebagainya.

Saya sendiri ketika mempraktekan teknik-teknik ini setelah pulang dari mengikuti pelatihan Practtitioner NLP di Hotel Santika 24-31 Januari 2009 langsung mendapatkan “kebetulan-kebutulan” luar biasa. Read the rest of this entry »

658 viewsPrint This Post Print This Post

Santika

Date February 2, 2009

Oleh : Achmad Syafrudin, Licensed Practitioner of NLP ™

Nama ini, tidak serta-merta hapus dalam ingatan orang-orang yang berada di ruang mawar pada 24 – 31 januari 2009.  Karena betapa banyak  memori  yang “tumpah” begitu saja.  Dari tarikan napas sampai hembusannya, dari tertawa terpingkal-pingkal sampai deraian airmata haru, bercampur  menjadi nuansa di ruang yang setiap hari mendendangkan lagu-lagu  NLP Practitioner. Tepatnya di ruang Mawar, Hotel Santika.

Betapa alam bawah sadar benar-benar memberikan warna dalam pelatihan itu.  Dan ini merupakan training teraneh, di antara training-training yang pernah saya ikuti.  Ronny F R, Sang Instruktur, mampu, meramu materi NLP seperti gado-gado yang siap disantap oleh siapa saja.  Dengan kekayaan referensi itu,  membuat para trainee jadi penasaran menunggu sesi demi sesi.  Itu sebabnya dalam setiap testimoni para trainee merasakan sekaligus membayangkan kedahsyatannya selama mengikuti training. Read the rest of this entry »

340 viewsPrint This Post Print This Post

Welcome Tahun 2009 Yang Penuh Keberuntungan

Date January 29, 2009

Oleh : Supartono Muhammad, Licensed Practitioner of NLP (TM)

Baik. Tahun 2008 sudah berlalu dan meninggalkan kenangan yang sangat indah kemudian tahun 2009 sudah dating dan membawa keberuntungan. Walaupun demikian tahun 2009 ini menurut saya mempunyai tantangan tersendiri.

Hidup di era demokrasi merupakan berkah sekaligus tantangan, disebut berkah karena kebebasan pendapat (informasi) dapat disuarakan dengan baik dan disebut tantangan karena informasi dari pendapat-pendapat sangat banyak, yang kadang bertentangan, karena itu kita mesti pintar dalam memfilternya.
Saya berpendapat bahwa ada 4 cara yang dapat ditempuh untuk menerima informasi atau kejadian yang sangat dinamis ditahun 2009: Read the rest of this entry »

403 viewsPrint This Post Print This Post

Become Powerful Parents by Using NLP (2)

Date January 22, 2009

Oleh : Hasbi, Licensed Practitioner of NLP ™


Menjadi orang tua yang powerful bukanlah orang tua yang ditakuti. Betapa sedihnya kita melihat kenyataan masih banyak anak muda yang tidak menemukan tempat untuk mereka bertanya, mencari jawaban atas kaburnya peta kehidupan yang mereka dapati dalam keseharian, samarnya garis-garis kehidupan harus mereka perjelas sendiri dengan warna-warna yang mereka dapatkan entah dari siapa.

Beruntung bila mereka bisa mendapatkan lingkungan yang bisa memberi warna yang indah terhadap peta kehidupan ini. Namun tidak sedikit diantara anak muda di sekitar kita masih terus berkutat dengan peta buram yang tidak mengantarkan mereka pada suatu tujuan yang jelas.

Read the rest of this entry »

484 viewsPrint This Post Print This Post

Become Powerful Parents by Using NLP (1)

Date January 20, 2009

Oleh : Hasbi, Licensed Practitioner of NLP ™

Menjadi orang tua adalah keputusan yang oleh sebagian orang merupakan konsekuensi dari menjadi pasangan suami istri. Tidak jarang kita temui, ketika seseorang menjadi orang tua mereka menjelmakan diri mereka sebagaimana orang tua mereka sendiri, sehingga terjadi pengulangan pola pendidikan dan cara membesarkan anak.  Fenomena lain yang sering juga kita temui adalah para orang tua baru melakukan kebalikan dari pengalaman mereka, jadi jika bila diwaktu kecil mereka terlalu ditekan oleh orang tua mereka, maka sekarang mereka memanjakan anak-anaknya dan cenderung membiarkan anak-anak mereka berlaku sebebas-bebasnya. Jika mereka dulu tidak mampu untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan (bisa jadi karena terlalu dilarang, atau memang karena tidak mampu), maka sekarang mereka cenderung memberikan apapun yang diingini oleh anak-anak mereka. Dalam banyak kondisi orang tua sering kalah ‘power’ ketika berhadapan dengan anak-anak mereka.

Beragam keluhan orang tua sering kita dengar, ada yang anaknya susah diatur, ada yang tidak mau makan, ada yang keinginannya mesti diikuti, ada yang terus membuat ‘kekacauan’ di dalam rumah, dan kalau kita list maka kita dapat daftar panjang keluhan orang tua yang begitu ‘powerless’ menghadapi buah hati mereka.

Read the rest of this entry »

474 viewsPrint This Post Print This Post

Pesona NLP (2)

Date January 20, 2009

(Sebuah epilog – Kelas 60 detik – setelah mendalami presupposition).

Oleh : Bambang Suyono, Licensed Practitioner of NLP ™
Tidak lebih dari 60 detik, anda bisa membelokkan (atau bahkan merubah) “pemikiran” orang yang sedang anda ajak berbicara. Seorang peserta pelatihan mengeluh bahwa dia tidak percaya diri untuk menjual lebih. Saya katakan kepadanya agar memejamkan mata (melihat cahaya biru, menguatkan perasaan dan mendengarkan kekuatan hatinya) dan mengikuti teriakan saya. Sayapun berteriak sekeras – kerasnya “Saya bisa…saya bisa … ” sebanyak tujuh kali. Diapun mengikutinya sekuat – kuatnya sampai suaranya habis. Apa yang terjadi kemudian?.

Saya minta dia ambil salah satu nama prospeknya, melakukan visualisasi, auditory dan kinesthetic atas prospek tersebut. Melakukan penguatan mengenai selling power yang dia miliki sekali lagi dan mengakses sang prospek  dalam pikiranya, menarik sang prospek  dengan kuat secepat – cepatnya ke dalam medan energinya atau frekwensinya. kemudian menelpon sang prospek. Boom … setelah beberapa menit berlalu, ada pacing, ada leading, ada tertawa – tawa, suasana yang cair dan santai … dan diakhiri dengan closing the deal.

Read the rest of this entry »

546 viewsPrint This Post Print This Post

Program untuk Anak tersayang

Date January 20, 2009

Oleh : Supartono Muhammad, Licensed Practitioner of NLP (TM)
Baik …, saya adalah orang yang berutung di dunia ini, pendidikan dan pekerjaan yang saya dapatkan adalah pendidikan dan pekerjaan yang saya ingin dan cita-citakan. Serta keberuntungan keberuntungan lainnya yang terjadi saat ini dan seterusnya.

Saya juga beruntung sekali karena dikaruniai dua orang anak laki-laki dan perempuan, anak saya juga beruntung karena nama-namanya menggunakan presuposition yang baik. Anak perempuan, saya beri nama yang artinya ‘Bunga Surga’ sedangkan laki-laki saya arti namanya adalah ‘Ahli Surga’.

Hampir setiap hari anak-anak saat bicara santai atau main dengan mereka saya selalu panggil namanya dengan tambahan “cantik, pinter, sholehah” untuk yang perempuan sedangkan yang laki-laki biasanya menggunakan “ganteng, pintar, sholeh“ … dan sekarang saya tambahkan lagi dengan berkelimpahan. Kata berkelimpahan ini baru kepikir kemudian, nggak lucu kalau sudah cantik, pinter dan sholehah tapi kurang berkelimpahan sehingga tentu saja kurang enak.

Read the rest of this entry »

428 viewsPrint This Post Print This Post

Pesona NLP (1)

Date January 20, 2009

(Prologue – menuju NLPer, sebuah Reborn)

Oleh : Bambang Suyono, Licensed Practitioner of NLP ™

Bulan itu adalah bulan Juli 2008. Bulan ke lima saya beristirahat pasca operasi kantung empedu. Dalam kurun waktu lima bulan (Pebriari – Juli) itu saya membuat rencana kasar sebagai hadiah kepada raga saya yang telah sudi menemani saya sampai di usia sekarang, yang telah sudi beristirahat dari rutinitas dan paling penting kepada hati saya yang membuat keputusan berbeda tanpa keraguan dan penundaan. Kenapa hati saya ?. Karena biasanya saya dalam memutuskan sesuatu melalui terlalu banyak detil dari sayatan pisau analisa (mind) sehingga akhirnya banyak hal baru terlewatkan. Ada banyak keraguan dan kegalauan untuk takut berhasil atau gagal.

Contoh, saya pernah membuat rencana besar untuk membuat integrated business zone yang terdiri dari beberepa bisnis yang berkaitan, investasi dan business plan sudah dibuat, giliran sudah siap untuk implementasi, ada keraguan. Bagaimana kalau rencana ini nanti berhasil, padahal saya masih terikat dengan pekerjaan (current jobs) ?. bagaimana kalau diserahkan ke orang lain dulu, tapi bagaimana kalau gagal, karena orang lain belum tentu tahu strategi, taktik dan detil lainnya?.*

Read the rest of this entry »

339 viewsPrint This Post Print This Post

Bima dalam pelatihanku

Date January 5, 2009

Oleh : Hendry Risjawan, Licensed Practitioner of NLP ™

Pada saat di kelas Practitioner NLP yang lalu, teman-teman masih ingat mengenai latihan naik ke atas time-line khan. Nah saat saya melayang ke atas mengikuti instruksi, maka saya mulai merasakan tubuh saya mulai bergerak seperti wayang. Sempat saya bingung, berasosiasi menjadi apakah diri saya ini? Sampai akhirnya saya merasakan bahwa diri saya berasosiasi dengan sosok Bima.

Sepulang ke rumah saya langsung mencari data tentang apa dan siapa sosok Bima ini. Setelah saya menemukannya di internet, akhirnya saya ambil kesimpulan bahwa TUHAN YME memberi kesempatan kepada saya untuk dapat mengakses tokoh Bima ini pasti ada sesuatunya, dan sesuatu tersebut adalah saya harus banyak berubah, berubah sebagaimana dengan contoh kisah sosok Bima yang telah mencapai tahapan marifat. Ia telah mengenal dirinya sendiri dan penciptanya. Sebagai satria pinandita, ia melakukan tapa ngrame agar bermanfaat bagi sesamanya.

Read the rest of this entry »

391 viewsPrint This Post Print This Post

Merasakan Swish Di Studio 4d

Date January 5, 2009

Oleh : Hendry Risjawan, Licensed Practitioner of NLP ™

Beberapa minggu yang lalu saya sempat mengantar anak saya bermain di Taman Pintar, Yogyakarta. Banyak wahana di Taman Pintar tsb berguna untuk kita dan anak-anak kita belajar. Di bangku sekolah banyak teori yang didapat tetapi prakteknya belum sepenuhnya dipahami, disana semua teori diberikan dalam bentuk simulasi sehingga setiap orang dapat melihat, mendengar dan merasakan pengetahuan yang pernah di dapat.

Sambil melihat-lihat wahana yang ada, akhirnya saya berhenti dan tertarik dengan salah satu wahana yaitu Studio 4D. Saya pikir Kalau film-film 3D sudah tidak aneh lagi kan, nah kalau nonton film 4D baru beda. Saya ajak anak dan istri tetapi mereka tidak mau, lalu saya putuskan untuk nonton sendiri. Pada saat membeli tiket saya tanya ke petugasnya, film apa mba? Si mba penjaga mengatakan, “film robot luar angkasa, mas” wah seru juga nih pikir saya.

Read the rest of this entry »

347 viewsPrint This Post Print This Post

Mimpi Indah di Tahun Baru

Date January 5, 2009

Oleh : Hendri Harjanto, Licensed Practitioner of NLP ™

Selamat tahun baru saya ucapkan buat rekan-rekan dan pembaca sekalian.  Tahun 2008 telah berlalu dengan segala hal yang perlu kita tingkatkan dan tentu saja kita syukuri.

Baru tiga tahun ini saya melakukan “ritual” yang bahasa kerennya New Year Resolution.  Saya menuliskan impian-impian saya yang ingin saya capai tahun itu.  Beberapa hari yang lalu saya dibuat kaget dan sekaligus bersyukur ketika menemukan catatan mimpi saya 1 dan 2 tahun yang lalu. Betapa kagetnya ketika saya menemukan dan membuka kembali catatan mimpi saya tersebut dan menemukan banyak mimpi yang telah saya raih tahun ini, bahkan yang waktu saya tulis “kelihatannya” tidak mungkin.  Saya bahkan saat itu baru sadar bahwa saya pernah menuliskannya.

Cerita diatas saya sharingkan untuk mengawali tulisan saya tentang impian atau istilah kerennya dream.

Read the rest of this entry »

334 viewsPrint This Post Print This Post

Singkirkan BeTe!!!

Date January 5, 2009

Oleh : Henry Yonathan, Licensed Practitioner of NLP ™

Halo semua! Senang sekali bisa berjumpa kembali dalam tulisan ini. Artikel ini ditulis dalam format tanya-jawab (hmmm jadi ingat seperti siapa ya…?), karena memang aslinya ini terjadi di dunia maya. Sebuah terapi kecil melalui Yahoo Messenger pada bulan November 2008. Klien saya, tepatnya teman, adalah teman kantor saya yang sebelumnya. Jadi, artikel ini sekaligus menepis “suara-suara” yang mengatakan saya menjadikan tunangan saya “Ginny Pig” – walaupun memang sih :D . Walaupun klien saya ini tidak keberatan nama aslinya ditulis, tapi saya memilih (bukankah hidup itu pilihan?) untuk menyamarkan namanya. Kalimat dalam cetak miring merupakan informasi tambahan dari saya sendiri.

Dengan MULAI membaca tulisan ini, Anda dapat MEMBAYANGKAN kejadian yang saya alami. Semakin Anda membaca, semakin Anda TERLIBAT didalamnya…..

(09:23:08 PM) Yuli: bingung deh gw ..kenapa ya hari ini orang2 pada bikin gw kesel

Hmmm rupanya dia mengeneralisasi, sebenarnya siapa orang-orang ini? Tidak mungkinkan semua orang.
Read the rest of this entry »

386 viewsPrint This Post Print This Post

Sempurna!

Date December 16, 2008

Oleh : Hasbi, Licensed Practitioner of NLP ™
Walaupun sudah hampir dua bulan saya meninggalkan kawah candra dimuka NLP (Neuro Linguistic Programming) namun proses pembelajaran dan pendalamannya masih terus berlangsung hingga kini. Semakin hari saya semakin merasakan bahwasanya NLP adalah alat untuk menciptakan dan mengeluarkan kesempurnaan yang ada pada manusia.

NLP bukanlah agama baru tapi merupakan alat yang dengan alat ini kita akan semakin memahami agama kita dan semakin berenergi untuk menjalankannya.

Dalam menghadapi tantangan kehidupan, ada dua prinsip dasar yang diajarkan oleh agama saya, Islam. Pertama sekali yang harus kita ingat bahwasanya Allah tidak menurunkan beban pada kita kecuali kita sanggup memikulnya. Read the rest of this entry »

392 viewsPrint This Post Print This Post

Utilisasi dalam Hypnosis

Date December 16, 2008

Oleh : Henry Yonathan, Licensed Practitioner of NLP ™
Pada tulisan saya terdahulu, Ujian dan Hadiah untuk Kekasih, telah disebutkan bahwa tunangan saya merasa lucu ketika suara saya berubah saat hendak menghipnosis dia, tepatnya saat menginduksi. Hal ini membuat saya tidak bisa membawa dia ke relaksasi yang diingikan, sehingga akhirnya saya pinjam teknik Pak Yan Nurindra untuk ‘bermain’ dengan Mas Fitra. Saya yakin saudara seperguruan NLP Practitioner batch #1 mengetahui persis bagaimana suara tersebut, sebab saya juga memodel guru kita semua, Pak Ronny F.R. Dari kejadian tersebut saya mendapatkan feedback bahwa saya perlu membuat tunangan saya merasa nyaman, mengerti dan percaya. Lalu saya membuat janji dalam hati saya, lain kali dia pasti trance……. (dengan tonalitas suara yang… tau lah :D ).

Beberapa minggu lalu saya berkesempatan untuk melakukan praktek hypnosis kepada tunangan saya. Praktek dilakukan dilantai atas, dimana tidak terlalu banyak gangguan suara. Dan saya membawa sebuah kursi ke atas. Duduklah tunangan saya disana. Saya awali dengan bincang-bincang mengenai hypnosis itu. “Hypnosis adalah salah satu bentuk Altered Conscious State (ACS), seperti halnya efek dari bius (dalam hal operasi), obat-obatan dan alkohol. Pernah tidak sengaja jari teriris pisau dan tidak langsung terasa sakit? Ya, itu karena ACS.”, cerita saya. Lalu saya minta dia untuk duduk dengan nyaman sehingga mudah untuk rileks.
Read the rest of this entry »

450 viewsPrint This Post Print This Post

Behavior Flexibility 2 : Let’s The Show Begins

Date December 16, 2008

Oleh : Bambang Suyono, Licensed Practitioner of NLP ™
Pagi yang dingin dan bening itu membawaku meniti angin, melintasi awan – awan, langit dan angkasa yang semburat dengan warna merah jingga, sinar – sinar putih kemilau matahari yang masih jauh disana. Menimbulkan sensasi awal hari yang luar biasa. Syukur dan segala puji bagimu, Sang Maha Agung. Senyum serta salam perdamaian aku tebarkan dengan hati yang penuh kasih kepada siapa saja yang melintas atau berpapasan pagi itu.

Pagi itu saya enggan untuk berurusan dengan hal – hal yang berkaitan dengan “keruwetan”, misalnya jalan raya. Oleh sebab itu saya menyewa sopir untuk berangkat ke tempat saya memberikan pelatihan di Trawas. Hari – hari biasa, menyetir di jalan raya utama di Surabaya, satu mobil bisa dikerubuti 10 sampai 15 sepeda motor. Saya tidak perlu panic atau susah terus mengeluh, cuma melakukan reframing yang mudah saja “saya merasa bak seorang pejabat atau orang yang dihormati, sehingga mobil ini harus dikawal oleh para patwal, bukan hanya 3 atau 5 motor tetapi 15. Jadi saya lebih hebat  dari pejabat tertinggi di kota ini.

Read the rest of this entry »

2,378 viewsPrint This Post Print This Post

Behaviour Flexibility: Bikin Hari-hari Lebih Nyaman

Date December 3, 2008

Oleh : Bambang Suyono, Licensed Practitioner of NLP ™

Tadi malam rasanya jauh lebih pendek dari pada malam – malam sebelumnya, karena hanya istirahat tidak lebih dari 3 jam. Tubuh rasanya penat sehingga saya putuskan tidur lebih awal. Seharian, dari pukul 10.00 pagi sampai pukul 23.00, saya membolak balik susunan presentasi yang akan saya bawakan esok hari di depan peserta training “Redefining  Your Future”.

Sejak pagi saya memasukkan diri ke dalam flow state dan mengarungi slide demi slide. Bahkan setelah maghrib tadi, saya menuliskan kalimat demi kalimat untuk merangkai script self hypnosis yang akan dipraktekkan oleh peserta pada sesi munajah beningnya kalbu. Akhirnya, hari ini harus saya akhiri dengan secangkir coklat hangat, tepat pukul 23.30. Menurut teman saya yang psikolog, secangkir coklat hangat bisa menghantar tidur menjadi lebih nyaman.

Sebelum tidur saya memutar ulang video hari ini, menghisab diri sebentar, setelah mengambil wudhu “heem hari yang luar biasa, sungguh semakin hari semakin luar biasa anugerah yang aku terima”. Hari ini bukan hari tanpa tantangan, ditengah – tengah flow state of mind yang lagi on fire seringkali datang hal – hal yang memecah aliran flow state itu. Ada sms yang perlu jawaban segera, tukang ngamen dan peminta – minta, petugas catering, laundry, datang bertubi – tubi di tenhan asyik – asyiknya merehearse topic demi topik.

Read the rest of this entry »

532 viewsPrint This Post Print This Post

Self Empowering # 2

Date December 3, 2008

Cracking SEFT using NLP

Oleh : Fitra Faturachman, Licensed Practitioner of NLP ™


Hari Ahad (Minggu) 30 Nopember 2008 lalu saya ditugasi Kepala Sekolah saya untuk hadir di sebuah acara Training one day SEFT untuk Guru-guru. Guru-guru yang hadir mulai dari Guru TK sampai Dosen Perguruan Tinggi, sekitar kurang lebih 300an orang. Event ini diadakan oleh LoGos Institute untuk memperingati Hari Guru yang diperingati setiap tanggal 25 Nopember. Training ini menghadirkan Pak Eko Nugroho, Trainer SEFT dari LoGos Institute dan Pak Ahmad Faiz Zainuddin, Founder SEFT dan LoGos Institute.

Pada kesempatan tulisan kali ini, saya ingin berbagi mengenai memandang dan me-utilisasi SEFT dengan menggunakan NLP.

Oh ya, SEFT itu adalah Spiritual Emotional Freedom Techique

Tulisan ini tidak bertujuan untuk membandingkan, atau apalagi menjelekkan salah satunya. Namun karena NLP merupakan ilmu modelling, dan bahkan Dr. Richard Bandler sendiri pun – yang saya ketahui,mohon koreksi atau masukan bila keliru – pernah menyemangati NLPer untuk menggali (meng-elicit) dan me-utilize kearifan lokal dengan menggunakan NLP agar memperluas Map NLP sang NLPer itu sendiri.

Read the rest of this entry »

330 viewsPrint This Post Print This Post

Self Empowering # 1

Date December 3, 2008

Use your words wisely, so you can put your self into Resourceful State  !

Oleh : Fitra Faturachman, Licensed Practitioner of NLP ™
Awal cerita
Saat itu hujan. Saya rasakan rem depan saya agak los, kendor gitu. Di tengah perjalanan, saya sempatkan mampir ke sebuah bengkel resmi. Sambil motor saya ditangani mekanik bengkel tersebut, saya biasa melihat-lihat motor-motor keluaran terbaru di showroom yang letaknya bersebelahan dengan bengkel tersebut. Saya bersama seorang kawan. Dia biasa memanggil teman-teman kami dengan panggilan “syech”, maka saya dan teman-teman lain pun ikut pula gaya dia memanggil dengan sebutan “syech”. Sebut saja ia dengan “Si Syech”. Si Syech ini pun saya ajak melihat-lihat motor-motor keluaran terbaru itu.

Mulanya Si Syech ini – terkesan oleh saya – menarik diri dan cenderung menutup diri, kalau tidak dikatakan minder.

Singkat cerita, saya ‘paksa’ Si Syech ini untuk ikutan saya dalam bertanya-tanya mengenai beberapa produk motor yang dijelaskan Sang SPG (Sales Promotion Girl). Saya katakan,”PD aja lagi syech!” “Sekarang itu yang penting gaya!” “Beli urusan belakangan!” “Yang penting kan sama-sama senang!” Dia (SPG itu) senang bisa menjelaskan produknya, nah kita juga senang kan bisa nanya-nanya!” sahut saya pada Si Syech ini. Akhirnya Si Syech pun menuruti acting saya saat itu.

Read the rest of this entry »