Republik NLP ™

Sebuah Mimpi Mengenai Neuro-Linguistic Programming

Archive for the ‘Tips’ Category

Feb
03

Sukses dengan “mencuri”.

Posted by republiknlp

Oleh : Eko J. Saputra, Licensed Practitioner of NLP ™
Mendengar kata mencuri, konotasi orang pasti negatif. Sebab mencuri adalah mengambil hak orang lain. Bagaimana dengan mencuri ilmu dan sukses orang lain? Apakah dua perbuatan ini melanggar hukum?
Sejauh ini saya belum pernah mendengar orang dipenjara karena mencuri ilmu dan sukses orang lain. Yang ada mencuri sendal, motor, uang, perhiasan dan lain-lain.

Untuk kasus pencurian tersebut, tidak akan dibahas dalam tulisan ini. Tapi kita akan melihat bagaimana proses mencuri ilmu dan sukses orang lain untuk mencapai sukses dan kebahagiaan kita. Ini sebuah ceritanyata. Suatu sore, saya kedatangan tamu. Dia masih terbilang adik angkat. Dengan semangatnya dia mengatakan kalau ingin berhenti bekerja.

Read the rest of this entry »

Feb
03

Dream and Action

Posted by republiknlp

Oleh : Eko J. Saputra, Licensed Practitioner of NLP ™

Tanamlah impianmu setinggi langit. Pesan bijak ini sudah tak asing lagi di telinga kita. Terlepas siapa kali pertama mencetuskan ide tersebut, namun petuah klasik ini memang layak diikuti. Kalau dalam NLP petuah ini biasa disebut dengan Wellformed Outcome (WFO).

Tapi dalam mempraktekan WFO ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Yang terang emosi kita harus benar-benar feel good alias mood bagus. Dalam NLP banyak cara efektif membuat feeling kita
mood dengan sangat cepat dan mudah. Seperti dengan teknis Swish Pattern, Fash Phobia Cure, Time Line, 3 Kursi Ajaib (Perceptual Positions) dan sebagainya.

Saya sendiri ketika mempraktekan teknik-teknik ini setelah pulang dari mengikuti pelatihan Practtitioner NLP di Hotel Santika 24-31 Januari 2009 langsung mendapatkan “kebetulan-kebutulan” luar biasa. Read the rest of this entry »

Jan
20

Become Powerful Parents by Using NLP (1)

Posted by republiknlp

Oleh : Hasbi, Licensed Practitioner of NLP ™

Menjadi orang tua adalah keputusan yang oleh sebagian orang merupakan konsekuensi dari menjadi pasangan suami istri. Tidak jarang kita temui, ketika seseorang menjadi orang tua mereka menjelmakan diri mereka sebagaimana orang tua mereka sendiri, sehingga terjadi pengulangan pola pendidikan dan cara membesarkan anak.  Fenomena lain yang sering juga kita temui adalah para orang tua baru melakukan kebalikan dari pengalaman mereka, jadi jika bila diwaktu kecil mereka terlalu ditekan oleh orang tua mereka, maka sekarang mereka memanjakan anak-anaknya dan cenderung membiarkan anak-anak mereka berlaku sebebas-bebasnya. Jika mereka dulu tidak mampu untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan (bisa jadi karena terlalu dilarang, atau memang karena tidak mampu), maka sekarang mereka cenderung memberikan apapun yang diingini oleh anak-anak mereka. Dalam banyak kondisi orang tua sering kalah ‘power’ ketika berhadapan dengan anak-anak mereka.

Beragam keluhan orang tua sering kita dengar, ada yang anaknya susah diatur, ada yang tidak mau makan, ada yang keinginannya mesti diikuti, ada yang terus membuat ‘kekacauan’ di dalam rumah, dan kalau kita list maka kita dapat daftar panjang keluhan orang tua yang begitu ‘powerless’ menghadapi buah hati mereka.

Read the rest of this entry »

Nov
11

Belajar NLP™ adalah ketika mempraktekkan

Posted by Administrator

Oleh : Hendri Harjanto, Licensed Practitioner of NLP ™

(Catatan setelah mengikuti Training NLP™ Practitioner bersama Ronny F.R)

Berbahagia sekali rasanya di berikan kesempatan untuk bisa memahami manual otak manusia melalui pelatihan NLP™ Practitioner bersama Pak Ronny.  Saya merasakan ada banyak hal yang sebenarnya telah tersedia, tapi selama ini belum saya optimalkan.  NLP™ ternyata semakin menyenangkan dan menantang untuk di gunakan dalam berbagai aspek kehidupan.

Richard Bandler pernah mengatakan bahwa NLP™ bukanlah alat untuk mendiagnosa sesuatu. NLP™ praktik dan karena itu hanya dapat diajarkan dengan mengalaminya.  Tidak cukup hanya dengan membaca.  Jadi NLP™ itu intinya di praktik.  Karena NLP™ di model dari orang-orang yang punya keunggulan dalam perilakunya.
Read the rest of this entry »

Nov
08

Membuat Pengalaman Sendiri

Posted by Administrator

Oleh : Syamsul Hatta, Licensed Practitioner of NLP ™

Pernahkah Anda merasa “Demam Panggung” atau “Gugup” atau “Deg Degan” ketika
diminta untuk berbicara didepan Publik ??? Untuk Seorang yang menjadi
Trainer atau MC mungkin hal ini pernah terjadi di awal-awal penampilan
Anda. Alasannya sederhana … “Kurang Pengalaman” atau “Masih Baru” sehingga
belum terbiasa dengan kondisi tersebut. Bahkan saking penyakit demam
panggung itu sedemikian mengganggu, sampai-sampai ada yang ketika sudah
tampil di depan, semua kata-kata serasa minggat dari pikiran alias tidak
dapat berbicara apa-apa …

Anda tidak Sendiri … banyak orang yang merasakan hal yang sama … Termasuk
Saya … hehehe.

Nah, untuk hal seperti ini ada trik sederhana yang bisa digunakan … Caranya
dengan membayangkannya sebelum terjadi …
Read the rest of this entry »