Pendekar berwatak baik ….
February 14, 2010
Oleh : Ridwan Raharjo, Licensed Practitioner of NLP (TM)
Beberapa saat yang lalu, saya mencari sebuah tas yang akan saya jadikan hadiah. Saya pergi kesebuah departemen store di salah satu bilangan kota jogjakarta. Setelah saya berputar-putar mencari, kebetulan saya mendapatkan sesuatu diluar rencana saya semula di lantai 2. Saya beli juga itu barang, saya disuruh langsung ke kasir dan saya bayar barang tersebut.
Tetapi pada saat saya akan membayar, mbak kasir menawari saya sebuah kartu member belanja di departemen store tersebut. Saya katakan tidak, karena saya jarang sekali berbelanja. Kemudian saya meneruskan perburuan tas saya berpindah ke lantai 3… setelah saya cari-cari saya dapatkan tas yang saya inginkan. Tetapi saya tidak langung menuju kasir untuk membayar, muncul keraguan dalam hati saya .. jangan-jangan di toko sebelah saya akan mendapatkan lebih murah ? …. bagaimana nih
Akhirnya saya putuskan untuk mengunjungi toko sebelah dulu sebelum membeli tas yang akan saya jadikan hadiah itu. Saya turun ke lantai dasar dan kemudian pada saat melewati counter obat-obatan saya tertarik program beli multivitamin X berhadiah pasta gigi Y. Wah lumayan nih… saya langsung borong 4 karena kebetulan ada program beli 4, berkesempatan mendapatkan tambahan undian hadiah tas kecil, piring, mug, tempat minum , block note dan beberapa barang kecil lainnya.
Saya ambil undian dan berkata kepada diri saya sendiri …. terjadilah kehendakMu… hadiah yang terbaik yang paling pas yang aku dapatkan …. saya ambil satu nomor dan eehh…. saya dapat piring cantik. Lumayanlah… tetapi intinya bukan itu… ketika saya akan bayar ke kasir, sekali lagi sang kasir menawarkan saya sebuah keanggotaan belanja di departemen store tersebut.
Wah sebuah strategi menarik … saya mulai goyah karena yang kasir ini jauh lebih tangguh dibanding tadi di lantai 2. Yang ini menawarkan saya beberapa keuntungan menjadi member, saya akan mendapatkan fasilitas diskon dan lain-lain … tetapi saya masih berteguh hati dan mengatakan tidak mba, karena saya jarang belanja di sini.
Kemudian saya bergerilya menuju toko sebelah, saya tidak mendapatkan barang yang sama tetapi saya mendapatkan sebuah informasi yang berharga bahwa ternyata untuk barang sejenis di toko sebelah tersebut saya mendapatkan harga yang jauh lebih mahal dari pada departemen store tersebut. Dan hal itu terjadi di beberapa toko disekitar area tersebut. Akhirnya saya langsung balik kucing ke departemen store yang berlantai-4 tersebut. Saya langsung menuju lantai 3 dan tidak pakai pikir-pikir lagi, saya ambil tas tersebut dan langsung menuju ke kasir.
Saya berada diantrian ke dua, Dan sekali lagi saya melihat orang yang ada didepan saya ditawari kartu member departemen store tersebut …. keisengan saya mulai muncul… saya coba skill baru saya mumpung masih ingat dari meng ikuti practitioner NLP bersama Trainer Bp Ronny F Ronodirdjo kemarin di sheraton jogja …. langsung saja ..pacing … match and mirroring ke mbak kasir sekalian menunggu giliran saya. Begitu giliran saya langsung saya serahkan barang saya dan mbak tersebut langung menanyakan apakah saya sudah punya kartu member departemen store tersebut . Dan saya katakan saya belum punya, mbaknya langsung menawari saya keanggotaan tersebut.
“Mbak apa keuntungan dari kartu tersebut ?” kata saya
“Begini mas, ini dapat mendapatkan keuntungan potongan harga untuk produk tertentu sampai dengan 15%” jawab mbak kasir lantai 3 itu.
“Berapa biaya yang harus dibayarkan ?” tanya saya
“10.000 mas…untuk keanggotaan 1 tahun”
Sambil memberikan uang untuk membayar tas tersebut saya berkata
“Berapa persen discount yang bisa saya dapat kartu itu sekarang ? “
Aneh bi mujaib …uang kembalian saya diberikan ke saya berikut dengan kartu anggota itu …tanpa potongan apapun ….hahahaa….
Tetapi saya bukan pendekar berwatak jahat. Saya kembalikan kartu diskon “gratisan” kepada mbaknya… saya bilang ke mbaknya…
“Mbak ini terbawa kartunya …wong saya ndak ikut keanggotaan kok di kasih.”
“Ohh….maaf mas …terimakasih” ….
Sambil berbusung dada saya melangkah keluar dari departemen store tersebut ….
Yeah …. Ridwan Raharjo Certified Hypnotist ….. hehehe……..

Posted in 

content rss
February 16th, 2010 at 6:35 am
Luar biasa … untung ilmu yang baik ini berada ditangan yang baik … jadi makin semangat nih belajar NLP setelah membaca kisah ini … sangat menginspirasi …
June 14th, 2010 at 7:38 am
Semakin spiritual…NLP nya makin luar biasa.