Kartiko Adi Pramono, Licenced Master Practitioner of NLP™
Kurang dari seminggu setelah selesai mengikuti batch pertama Master Practitioner NLP dari Sinergi Lintas Batas, saya memimpin perjalanan survival yang diikuti oleh para initial flight attendants (pramugari baru) di hutan Situ Gunung, Cisaat, Sukabumi. Di sana saya mendapatkan 2 macam refreshment.
Refreshment pertama adalah, saya mengalami SWITCHING SUBMODALITY EXPERIENCE. Setelah 7 hari berturut-turut di dalam kelas tertutup bersama 11 peserta Master Practitioner lainnya, 1 ‘extraordinary’ trainer dan 4 video shooting crews, yang kesemuanya adalah pria macho, dewasa, tegar dan berwibawa, berubah pada suasana alam terbuka dan menghadapi sejumlah 40-an ‘kinyis-kinyis’ flight attendants yang siap mermanja-manja pada pria manapun yang dapat memberikan perlindungan kepada mereka.
GOOOOOD… REFREEEEESH…
Refreshment berikutnya adalah meningkatnya kepekaan saya menghadapi ‘kemanjaan’ para peserta, yaitu bisa lebih tajam bisa me-META MODEL apa yang mereka ‘keluhkan’, bersama saya mereka dapat mengarungi STATE OF MIND diri mereka sendiri melalui aplikasi TIME LINE, sehingga para flight attendants tahu kapan harus menempatkan diri dengan STATE OF MIND tertentu, dan tentu saja sambil saya melengkapi para peserta dengan amunisi pembentukan karakter, saya dapat dengan leluasa melakukan CHANGE BELIEF melalui SUBMODALITY REMAP pada setiap negative statement dari para peserta. (Saya jadi ingat saat latihan CHANGE BELIEF menghadapi belasan sopir taksi di pelataran parkir Hotel Santika).
Pada kesempatan terakhir, di sesi internasilasi, terjadi ‘tidur nyenyak cepat dan sugesti positif masal’ dengan me-UTILISASI semua suara manusia, kendaraan dan hujan di pinggir Situ Gunung. GOOOOOD… REFREEEEESH…
Saya yakin para practitioner NLP telah merasakan dahsyatnya ilmu ini (dan tentu saja terutama akan lebih terasa bagi yang sudah Master Practitioner … xixixi…), dan yang saya alami lebih dahsyat lagi… Yaitu tanpa harus saya rencanakan, saat berinteraksi, beberapa tools NLP muncul begitu saja, dan saya baru menyadarinya saat sedang dan sesaat sesudah berlangsung.
Ya, ya, ya… saya jadi ingat mas Ronny pernah mengatakan adanya UNCONCIOUS INSTALLATION…, thanks ya Mas Ronny yang telah menginstal hal-hal positif pada diri saya (disinilah pentingnya memilih trainer yang tepat…!).
Saya bersyukur telah menyelesaikan 2 batch Jungle Survival & Character Building ‘with NLP’ bagi para Flight Attendants kali ini, saya berharap terjadi juga UNCONCIOUS INSTALLATION mengenai karakter dan kebiasaan positif (better habit) pada diri mereka, sehingga mereka dapat mengarungi udara dengan karakter yang lebih baik dan berperan memajukan citra penerbangan Indonesia.
Amin.










Luar biasa Mas Kartiko
Unconscious Installation memang dahsyat!
Tidak semua Master Practitioner di tempat lain menguasai ilmu itu…
Salam sukses!
Waduh…jadi pengen…hehehe…
Loh, padahal udah pake unconscious installation lho…kok masih bisa conscious ya kalau sudah di unconscious installation. hehehe…
Selamat Bung Kartiko…berarti udah lulus ujian yang sesungguhnya.
Wah asyik pengalaman bung kartiko, salam kenal bung, saya diajari juga ya mas kartiko untuk lebih mudah meng-install unconscious installation.
Luar biasa mas Kartiko dan terima kasih sharing ilmunya. Wah semakin yakin dengan unconscious installationnya yang dahsyat mas Ronny….Salam sukses semua