Kisah Inspiratif Para Alumni NLP Practitioner
Thursday February 9th 2012

Become Powerful Parents by Using NLP (2)

Oleh : Hasbi, Licensed Practitioner of NLP ™


Menjadi orang tua yang powerful bukanlah orang tua yang ditakuti. Betapa sedihnya kita melihat kenyataan masih banyak anak muda yang tidak menemukan tempat untuk mereka bertanya, mencari jawaban atas kaburnya peta kehidupan yang mereka dapati dalam keseharian, samarnya garis-garis kehidupan harus mereka perjelas sendiri dengan warna-warna yang mereka dapatkan entah dari siapa.

Beruntung bila mereka bisa mendapatkan lingkungan yang bisa memberi warna yang indah terhadap peta kehidupan ini. Namun tidak sedikit diantara anak muda di sekitar kita masih terus berkutat dengan peta buram yang tidak mengantarkan mereka pada suatu tujuan yang jelas.

Rumah sebagai sekolah pertama seharusnya menjadi tempat terbaik untuk menjelaskan dan mengajarkan future generation tentang sebuah peta yang  baik dan bagaimana membuat peta yang lebih akurat. Menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua untuk bisa menghadirkan peta yang jelas bagi anak-anak untuk melangkahkan kaki mereka menapaki lorong-lorong panjang kehidupan ini. Untuk itu sebuah hubungan yang harmonis dan saling mendukung merupakan kondisi yang harus selalu hadir dan dijaga keberadaannya dalam sebuah institusi keluarga. Kondisi ini harus hadir sejak dari awal biduk keluarga bersauh, namun bagi yang sudah terlanjur berlayar jauh ketengah samudera kehidupan maka sebelum badai besar datang saat ini juga adalah waktu terbaik untuk segera membuat gambar peta keharmonisan tersebut.

Positive Installation is a Must.

Setiap hari, dalam interaksi kita dengan anak, orang tua adalah sosok yang memiliki otoritas tinggi yang memungkinkan untuk menginstal nilai-nilai terhadap anak. Dan ini sangat menentukan dalam bentuk peta yang mereka miliki nantinya. Bagaimana kita memperlakukan mereka, memanggil mereka, memiliki pandangan terhadap mereka sangat berperan dalam membentuk ke-aku-an mereka.

Ketika kita memperlakukan mereka dengan positive, memanggil mereka dengan panggilan yang positive, memiliki pandangan yang positive terhadap sekecil apapun usaha yang mereka lakukan maka kita telah memulai menginstall kebaikan yang pada akhirnya akan lebih mempermudah orang tua untuk menciptakan suatu keharmonisan.

Flexibiliy makes Things easy

Kenyataaan bahwasanya orang tua harus selangkah lebih didahulukan, seranting lebih ditinggikan memang sudah membudaya bagi kebanyakan kita. Namun tidak ada larangan bagi orang tua untuk selangkah menahan diri, lebih menunduk seranting demi mendengarkan, memahami dan menyelami perasaan anak. Ketika komunikasi kita tidak dipahami oleh anak, seringkali karena kurang tepat cara kita mengkomunikasikannya kepada anak, untuk itu kita perlu lebih fleksibel.

Pertanyaannya bukan kenapa mereka tidak paham saya, bukan pula kenapa mereka tidak juga mau mendengarkan. Ketika kita belum berhasil dalam mengkomunikasikan maksud dan keinginan kita, maka pertanyaannya adalah apa yang salah dalam cara saya menyampaikannya, apa cara lain yang bisa saya lakukan untuk membuat mereka mengerti. Ingatlah bahwasanya ada banyak alternatif, ada banyak pilihan yang bisa kita lakukan hanya terkadang kita menutup mata dari pilihan-pilihan tersebut. Mungkin karena kemalasan kita, mungkin karena ego kita, mungkin karena kita sudah menutup diri untuk alternatif-alternatif itu. Nah mulai sekarang kreatiflah dalam mencari pilihan-pilihan dan cara-cara baru dari setiap usaha komunikasi kita.

Sekali lagi menjadi orang tua memang bukanlah pekerjaan paruh waktu, perlu keseriusan, butuh pengorbanan, dan menuntut adanya kesediaan untuk terus berusaha tanpa pernah mengenal kata menyerah dan gagal. Jadikan semua yang kita hadapi sebagai pelajaran untuk menjadi orang tua yang semakin cerdas dalam membesarkan anak, menjadi feedback untuk menjadikan orang tua yang sukses.

One Comment for “Become Powerful Parents by Using NLP (2)”


Leave a Comment

More from category

“Ndemok-Ndemok” Pattern – The Double Ambiguities

Oleh : Rudi Tamrin, Licensed Practitioner of NLP ™ Sementara Anda mempertanyakan judul ditulis di atas, saya sarankan [Read More]

EFT & Submodality NLP

Oleh : Qodrisyah, Licensed Practitioner of NLP (TM) DOR…TAR…TER…TOR…suara petasan bersahut-sahutan…anak-anak [Read More]

Membuang pengalaman buruk dengan Submodality

Oleh : Sugeng Harjono, Licensed Practitioner of NLP (TM) Pengalaman ini sebenarnya sudah terjadi pada sekitar bulan [Read More]

NLP untuk tenangkan anak yang sedang sakit

Oleh : Sari Sasomo, Licensed Practitioner of NLP (TM) Saya mau berbagi pengalaman dalam penggunaan NLP yang sangat [Read More]

Apa Yang Tak Mungkin Dipelajari? Memodel-lah…

Oleh : Endah Kurniadarmi, Licensed Master Practitioner of NLP (TM) Anakku yang bungsu lebih banyak bergerak lewat [Read More]

Insider

Archives