Bima dalam pelatihanku
January 5, 2009
Oleh : Hendry Risjawan, Licensed Practitioner of NLP ™
Pada saat di kelas Practitioner NLP yang lalu, teman-teman masih ingat mengenai latihan naik ke atas time-line khan. Nah saat saya melayang ke atas mengikuti instruksi, maka saya mulai merasakan tubuh saya mulai bergerak seperti wayang. Sempat saya bingung, berasosiasi menjadi apakah diri saya ini? Sampai akhirnya saya merasakan bahwa diri saya berasosiasi dengan sosok Bima.
Sepulang ke rumah saya langsung mencari data tentang apa dan siapa sosok Bima ini. Setelah saya menemukannya di internet, akhirnya saya ambil kesimpulan bahwa TUHAN YME memberi kesempatan kepada saya untuk dapat mengakses tokoh Bima ini pasti ada sesuatunya, dan sesuatu tersebut adalah saya harus banyak berubah, berubah sebagaimana dengan contoh kisah sosok Bima yang telah mencapai tahapan marifat. Ia telah mengenal dirinya sendiri dan penciptanya. Sebagai satria pinandita, ia melakukan tapa ngrame agar bermanfaat bagi sesamanya.
Bima adalah ksatria yang lurus hati, setia, sederhana dan jujur. Kalau sudah menjadi tekadnya, siapa saja akan sulit mempengaruhi, bahkan untuk mencapai cita-cita itu meskipun sampai mati akan ditempuhnya juga. Itulah perubahan yang harus saya lakukan. Dan selama kelas practitioner, maka energy Bima adalah energy yang paling besar saya rasakan.
Seminggu setelah practitioner NLP saya berangkat untuk memberikan pelatihan hypnopregnancy selama dua hari di Bali. Sebelum saya mulai training saya akses energy Bima dan sangat luar biasa besarnya, hal ini membuat diri saya sangat powerfull, tanpa merasakan lelah bahkan peserta yang semuanya adalah ibu-ibu dan sebagian sudah lanjut usia, mengatakan “luar biasa baru kali ini kami merasakan training tanpa merasa lelah dan mengantuk apalagi pada siang hari”.
Setelah selesai pelatihan tsb, saya langsung mengucapkan rasa syukur yang begitu dalam dan terima kasih luar biasa kepada TUHAN YME. Kemudian, saya juga berterima kasih pada diri saya dan pada ‘Bima’.
Untuk ini saya menghimbau kepada rekan-rekan semua manfaatkan potensi yang telah kita dapatkan selama kelas Practitioner NLP. Thanks utk mas Ronny yang telah membimbing kita semua.

Posted in 

content rss
January 9th, 2009 at 6:32 am
Wah, pantesan terakhir ketemu kukunya nambah panjang. Apalagi ketemu ibu2, jadi makin kelihatan gagah deh. Hehehe…
Selamat Bro Hen…!