Cracking SEFT using NLP
Oleh : Fitra Faturachman, Licensed Practitioner of NLP ™
Hari Ahad (Minggu) 30 Nopember 2008 lalu saya ditugasi Kepala Sekolah saya untuk hadir di sebuah acara Training one day SEFT untuk Guru-guru. Guru-guru yang hadir mulai dari Guru TK sampai Dosen Perguruan Tinggi, sekitar kurang lebih 300an orang. Event ini diadakan oleh LoGos Institute untuk memperingati Hari Guru yang diperingati setiap tanggal 25 Nopember. Training ini menghadirkan Pak Eko Nugroho, Trainer SEFT dari LoGos Institute dan Pak Ahmad Faiz Zainuddin, Founder SEFT dan LoGos Institute.
Pada kesempatan tulisan kali ini, saya ingin berbagi mengenai memandang dan me-utilisasi SEFT dengan menggunakan NLP.
Oh ya, SEFT itu adalah Spiritual Emotional Freedom Techique
Tulisan ini tidak bertujuan untuk membandingkan, atau apalagi menjelekkan salah satunya. Namun karena NLP merupakan ilmu modelling, dan bahkan Dr. Richard Bandler sendiri pun – yang saya ketahui,mohon koreksi atau masukan bila keliru – pernah menyemangati NLPer untuk menggali (meng-elicit) dan me-utilize kearifan lokal dengan menggunakan NLP agar memperluas Map NLP sang NLPer itu sendiri.
Sementara itu, disisi lain – saya melihat – SEFT ini merupakan kearifan lokal, khas Indonesia – “Indonesia banget!”, yang bahkan dibawa oleh Pak Faiz ke beberapa negara tetangga. Dengan demikian niat saya melakukan “Cracking” ini adalah memodel keunggulan yang telah dihasilkan SEFT sehingga dapat digunakan atau dipraktekkan dengan lebih efektif dan lebih baik lagi. Semoga – Insya Allah – tujuan saya ini tercapai !
1.Belief System SEFT
SEFT dalam prakteknya menggunakan beberapa Belief System agar tercapai keefektifannya. Belief System tersebut adalah :
a. Yakin (Faith)
Tepatnya yang dimaksud dengan yakin disini adalah Yakin bahwa segala kesembuhan dan manfaat-manfaat yang ditimbulkan dari praktek SEFT adalah HANYA dari Allah SWT – Tuhan Penguasa Alam Semesta
b.Khusyuk (Focus)
khusyuk yang dimaksud disini adalah fokus pada proses terapi dan hasil yang ingin dicapai
c. Ikhlas (Acceptance)
Ikhlas disini yaitu sebuah sikap menerima segala ketentuan dan kejadian yang telah Allah SWT tetapkan atas dirinya
d.Pasrah (Surrender)
Maksud pasrah disini adalah menyerahkan segala keberhasilan proses usaha terapi yang dilakukan kepada Allah SWT
e.Bersyukur (Grateful)
Bersyukur disini adalah suatu sikap yang menyatakan diri penuh terima kasih atas segala yang telah diberikan Allah SWT kepada diri ini.
Nah, pada tahap ini, seorang SEFTER (julukan untuk terapis yang melakukan SEFT) akan efektif dalam melaksanakan tugas sebagai SEFTER jika memiliki Belief System seperti yang telah saya tulis diatas. Dan akan menambah keefektifan dalam proses terapi jika klien yang diterapi pun diajak oleh SEFTER untuk mengikuti Belief System ini.
2. Presuposition in SEFT
- Di dalam semua gejala gangguan fisik dan emosi, terdapat landasan emosional yang sedang atau telah lama terganggu
- Terapi dilakukan dengan menggunakan dan mengaktifkan Energy Psychology dan Spiritual Power
3. Associated in SEFT
Dalam mempraktekkan SEFT ada 3 (tiga) tahapan yaitu :
a. Set Up
Sebuah upaya me – Niat – kan SEFT untuk tujuan tertentu. Set up ini mirip script hypnosis. Seperti ini patternnya :
“Ya Allah, walaupun aku . . . . (masalahnya), padahal aku . . . . (inginnya), tapi aku ikhlas menerima semua ini dan aku pasrahkan . . . . (hasil akhir / outcome / goal) kepada_Mu Ya Allah ”
Nah, Anda NLPers tahu kan ?! Kalau sudah diketahui patternnya, tinggal Anda me-utilize saja ini untuk berbagai kepentingan manfaat lainnya ya.
Set Up ini dilakukan sambil menekan titik (Sore Spot) di dada atas sebelah kiri, yang jika titik ini ditekan, akan terasa agak nyeri
b.Tune in
Ini merupakan upaya associated dengan “masalah” yang ingin dihilangkan dengan SEFT. Tune in ini dilakukan dengan “Fokus” agar “masalah” yang ingin dihilangkan dapat efektif diselesaikan dengan SEFT
c. Tapping
Adalah menekan-nekan dengan pelan dua sampai empat buah jari pada titik-titik tertentu yang telah diteliti (oleh Dr. David Freinstein dan seterusnya dilanjutkan oleh Gary Craig) merupakan titik-titik di tubuh manusia yang dapat mengaktifkan energi didalam diri.
Tapping ini pun merupakan sebuah cara meng-anchor. Hal ini karena tapping ini dalam SEFT dilakukan sambil mengucapkan kata-kata “Ya, Allah, aku ikhlas, aku pasrah”
Ada terdapat 9 (sembilan) titik utama dan 9 (sembilan) titik tambahan untuk di tapping ini.
Sebagaimana ditulis dalam Kompas.com[1] Faiz menjelaskan : Awalnya, harus menemukan titik sakitnya, dengan menekan dada kiri bagian atas (Sore Spot) atau mengetuk dua ujung jari ke bagian samping telapak tangan kiri (Karate Chop). Setelah menemukan titik sakit, dilanjutkan dengan penotokan di 9 titik.
Kesemuanya menggunakan dua jari, telunjuk dan jari tengah).
- Pertama, menotok bagian atas kepala (ubun-ubun) atau dalam akupuntur disebut Crown Point (Cr).
- Kedua, pangkal alis mata (Eye Brow Point/EB).
- Ketiga, ujung mata atau Side of Eye Point (SE).
- Keempat, Under Eye Point (UE) atau menotok bagian bawah mata.
- Kelima, bagian bawah hidung atau Under Nose Point (UN).
- Keenam, bawah dagu (Chin Point/Ch).
- Ketujuh, pada dua ‘kelereng’ di tulang bawah leher.
- Kedelapan, menepuk bagian bawah ketiak, dan
- Kesembilan, bagian bawah payudara atau disebut titik akar payudara.
Menurut Faiz, bagi pemula, dengan mengetahui 9 titik tersebut sudah bisa melakukan terapi sendiri. Yang tak boleh dilepaskan, selama melakukan terapi disertai doa keikhlasan dan menyerahkan kesembuhan pada Tuhan. Selain 9 titik itu, masih terdapat 9 titik lainnya.
4. Utilizing SEFT
Pada bagian Set Up telah saya tuliskan mengenai utilisasi SEFT ini. Berikutnya dari keterangan dan penjelasan Pak Faiz pada Training itu, Pak Faiz banyak bercerita mengenai manfaat SEFT ini diberbagai konteks.
Yang jelas – yang saya pahami – SEFT ini merupakan sebuah metode untuk mengaktifkan energi di diri kita. Nah, ketika energi yang ada di tubuh kita sudah aktif, maka selanjutnya terserah Anda ! . . . . mau Anda apakan, kemana_kan, atau gunakan untuk apa energi yang sudah aktif di tubuh Anda itu.
Yang saya pahami – energi ini bisa digunakan mulai dari menyembuhkan diri sendiri,orang lain sampai “mengirim energi” jarah jauh ke orang lain. Dengan begitu cukup penjelasan saya sampai disini, karena saya merasa Anda sudah tahu cerita selanjutnya.
Nah, demikianlah “Cracking SEFT using NLP”. Semoga bermanfaat bagi Anda semua. Jika ada yang keliru, saya mohon maaf dan mohon masukan koreksiannya – baik dari sisi SEFT maupun NLP nya. Terima kasih.
————————————————————–
[1]. Kompas.com / Selasa, 26 Agustus 2008 | 12:36 WIB / Laporan Wartawan Kompas.com Inggried Dwi Wedhaswary










Kang Fitra,
Saya pernah ngutak-atik SEFT – n artikel njenengan ini menambah wawasan.
Tks banget.
Yang saya suka dari artikel ini (saya quote) adalah kalimat “Dr. Richard Bandler sendiri pun menyemangati NLPer untuk menggali (meng-elicit) dan me-utilize kearifan lokal dengan menggunakan NLP agar memperluas Map NLP sang NLPer itu sendiri”.
Sepakat !
wap
Dear Mas Fitra…
Thanks atas reportasenya.
Tulisan ini menjawab pertanyaan yang dilontarkan oleh teman saya tentang SEFT ini, so thanks banget.
Bukan bermaksud ber-meta model ria, tapi ada yang belum selesai dalam kalimat mas Fitra diatas: “Selain 9 titik itu, masih terdapat 9 titik lainnya”…, maka tahu kan pertanyaannya?…
Kalo mas Fitra bisa menampilkan gambar2 akan lebih bermanfaat.
Jzklh
Dear Pak Wid
Nyuwon sewu…photo kita waktu di Santika saya pajang di http://dailynlp.blogspot.com
Nda papa ya…
Dear Pak Wid
Terima kasih Pak atas compliment Anda !
Semoga bermanfaat
Sukses buat kita Pak Wid !
Salam
Dear Uda Hasbi
Terima kasih uda atas komentarnya
Semoga bermanfaat
mengenai kalimat itu, saya mengutip tulisannya Mas Faiz SEFT dalam sesi wawancara dari SINDO, seingat saya begitu.
Untuk lebih lengkapnya silahkan buka webnya logos, mungkin disana ada info & gambar yang lebih lengkap
Demikian Da Hasbi
Sukses buat kita Da Hasbi !
Salam
Dear pak Fitra
Setelah membaca tulisan pak fitra, saya setuju dengan tulisan anda, saya alumni SEFT angkatan 43 surabaya, memang benar, di dalam SEFT, ada 14 macam gabungan teknik:ada NLp, hypnoterapy, sedona method, EMDR(Break state),psycoanalisa, energy terapy,dll,oleh sebab itu makanya saya belajar nlp.SEFT sendiri bisa di gabungkan dg metode terapy yang lain.teimakasih,cukup sekian comment dari saya-siti batch 5 surabaya