Kisah Inspiratif Para Alumni NLP Practitioner
Sunday May 20th 2012

Menghadapi Permasalahan Secara Berbeda

Oleh : Chris Adi Kusuma, Licensed Practitioner of NLP ™

Sering kali dalam kehidupan ini, kita menghadapi masalah berupa rintangan maupun hambatan yang harus dihadapi. Banyak orang seringkali larut dalam permasalahan yang sedang dihadapinya. Cukup banyak orang cukup lama bahkan sebagian tidak bisa keluar dari permasalahan yang sedang dihadapinya.

Sering kali masalah yang dihadapi hanyalah bahwa mereka tidak tahu bagaimana melihat permasalahan tersebut dengan sudut pandang yang lebih luas dan lebih baik.

Sebuah metafor yang sangat indah yang seringkali saya gunakan ketika sedang menghadapi permasalahan adalah saat saya mengganggap permasalahan saya itu sebagai sebuah sungai yang merintangi perjalanan saya menuju ke daratan (tujuan) di seberang sana.
Dengan memandang sungai sebagai sebuah permasalahan, kita memiliki beberapa pilihan untuk menyeberang, yaitu :

Pilihan pertama :
Adalah menceburkan diri ke dalam sungai dan kemudian berenang menuju ke seberang.
Pilihan kedua
adalah melewati atas sungai melalui sebuah jembatan sambil berjalan menuju ke seberang.

Kedua pilihan di atas tentu saja memiliki konsekuensinya masing-masing. Pilihan pertama seringkali melibatkan banyak usaha karena kita melibatkan diri secara langsung dalam permasalahan itu. Melibatkan diri secara langsung dalam bahasa NLP berarti kita menjadi associated dalam permasalahan tersebut. Menceburkan diri ke dalam sungai membutuhkan banyak usaha untuk mempertahankan tujuan mencapai daratan di seberang sana. Kita harus menghadapi dinginnya air, derasnya arus, binatang air berbahaya yang tidak kelihatan, dan sebagainya. Dan ketika sungai sudah diatasi, kita keluar masih dalam kondisi basah dan juga kita masih harus mengeringkan diri dulu untuk menormalkan diri seperti keadaan sebelum masuk sungai.

Sedangkan pilihan kedua membuat kita bisa masalah itu dalam berbagai sudut pandang. Kita dapat memandang masalah yang kita hadapi tersebut dalam berbagai sudut pandang yang luas. Dalam bahasa NLP-nya kita melakukan disassociated terhadap permasalahan yang ada. Sering kali sambil berjalan dengan santai di atas jembatan untuk melewati sungai yang ada dibawah sana, kita dapat sambil tersenyum lepas melihat permasalahan dengan sudut pandang yang sangat luas dan dengan hati ringan mengatakan “oo.. ternyata hanya permasalahan kecil saja yang sedang saya hadapi saat ini”.

Yahh.. sering kali dalam perjalanan kehidupan ini, saya lebih suka untuk memilih pilihan kedua yang saya yakini dapat membuat saya menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya.

Chris Adi Kusuma

Previous Topic:

One Comment for “Menghadapi Permasalahan Secara Berbeda”


Leave a Comment

More from category

“Ndemok-Ndemok” Pattern – The Double Ambiguities

Oleh : Rudi Tamrin, Licensed Practitioner of NLP ™ Sementara Anda mempertanyakan judul ditulis di atas, saya sarankan [Read More]

EFT & Submodality NLP

Oleh : Qodrisyah, Licensed Practitioner of NLP (TM) DOR…TAR…TER…TOR…suara petasan bersahut-sahutan…anak-anak [Read More]

Membuang pengalaman buruk dengan Submodality

Oleh : Sugeng Harjono, Licensed Practitioner of NLP (TM) Pengalaman ini sebenarnya sudah terjadi pada sekitar bulan [Read More]

NLP untuk tenangkan anak yang sedang sakit

Oleh : Sari Sasomo, Licensed Practitioner of NLP (TM) Saya mau berbagi pengalaman dalam penggunaan NLP yang sangat [Read More]

Apa Yang Tak Mungkin Dipelajari? Memodel-lah…

Oleh : Endah Kurniadarmi, Licensed Master Practitioner of NLP (TM) Anakku yang bungsu lebih banyak bergerak lewat [Read More]

Insider

Archives