Kisah Inspiratif Para Alumni NLP Practitioner
Thursday February 9th 2012

NLP & Islam : Kalau Niat, Insya Allah Dapat !

Oleh : Fitra Faturachman, Licensed Practitioner of NLP ™

Dalam Hadits Arba’in Nawawi yang pertama disebutkan Hadits Nabi Muhammad SAW mengenai Niat. Lengkapnya terjemahan Hadits tersebut sebagai berikut :

Dari Amirul Mukminin Abu Hafsh, Umar bin Al-Khathab radhiyallahu ‘anhu, ia berkata : “Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Segala amal itu tergantung niatnya, dan setiap orang hanya mendapatkan sesuai niatnya. Maka barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya,
maka hijrahnya itu kepada Allah dan Rasul-Nya. Barang siapa yang hijrahnya itu Karena kesenangan dunia atau karena seorang wanita yang akan dikawininya, maka hijrahnya itu kepada apa yang ditujunya
“.

Diriwayatkan oleh dua orang ahli hadits yaitu Abu Abdullah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim bin Mughirah bin Bardizbah Al Bukhari (orang Bukhara) dan Abul Husain Muslim bin Al Hajjaj bin Muslim Al Qusyairi An Naisaburi di dalam kedua kitabnya yang paling shahih di antara semua kitab hadits. Bukhari no. 1 dan Muslim no. 1907.

Pada kesempatan ini, saya ingin menggaris bawahi kalimat : “*Setiap orang hanya mendapatkan sesuai niatnya“, *dengan perspektif NLP.

Imam Ahmad dan Imam Syafi’I berkata : “Hadits tentang niat ini mencakup sepertiga ilmu.” Begitu pula kata Imam Baihaqi dll. Hal itu karena perbuatan manusia terdiri dari niat didalam hati, ucapan dan tindakan. Sedangkan niat merupakan salah satu dari tiga bagian itu.

Dalam riwayat Para Shahabat Nabi memang ada seorang lelaki yang ikut hijrah dari Makkah ke Madinah untuk mengawini perempuan bernama Ummu Qais. Dia berhijrah tidak untuk mendapatkan pahala hijrah karena itu ia dijuluki Muhajir Ummu Qais. Dan ada pula orang yang ikut hijrah bersama Nabi untuk
mendapatkan harta dari perniagaan setibanya di tujuan hijrah, maka diapun mendapatkan apa yang dia niatkan sebelum hijrah.

Dalam buku Al-Quran The Ultimate Secret Astrid Darmawan & Muhammad Hidayat menulis mengenai niat sebagaimana berikut :

Niat adalah maksud yang bersumber dari *energi aktif* untuk diwujudkan. Ia adalah potensi pikiran yang sudah ada sebelum teraktulisasi. Akibat yang dihasilkan potensi ini (niat) akan senantiasa berbanding lurus dengan apa yang Anda niatkan atau pikirkan sebelumnya. Nasehat atau lebih tepatnya *formula
kerja akal* dari Rasulullah (saw) ini sangat istimewa. Alasannya, manusia tidak perlu memprediksi hasil apapun dari perbuatannya, Anda tidak perlu tebak-tebakan. Akan tetapi, seberapa besar energi aktif yang Anda salurkan ke jiwa, maka sebesar itu pula hasil yang akan muncul di semesta besar.

Kesuksean Anda bergantung kepada potensi pikiran Anda (*energi aktif*) yang tersalurkan ke jiwa Anda. Artinya tingkat kesuksesan yang ingin Anda raih di alam ini, misalnya, tidak bergantung dari kuantitas perbuatan Anda, melainkan niat Anda. Potensi yang besar dalam pikiran Anda, secara otomatis akan mendorong jiwa untuk mengaktualisasikan itu di alam materi.

Khalifah ‘Ali bin Abi Thalib pernah mengatakan : “Barangsiapa membaikkan niatnya, maka Allah akan menjadikan baik lahiriahnya.

Kegagalan Anda untuk meraih suatu hasil di alam ini, tak lain disebabkan oleh lemahnya potensi pikiran yang tersalurkan ke jiwa Anda sejak semula. Atau, bisa juga kegagalan itu akibat pantulan / benturan negatif yang berasal dari alam fisik, sehingga melemahkan potensi pikiran Anda yang kuat
itu.

Dalam tulisan saya sebelumnya mengenai Beriman & Congruence saya menuliskan:

Dalam NLP ada istilah yang disebut dengan Congruence. Yang dimaksud Congruence disini adalah seiring dan selarasnya antara kata-kata yang diucapkan, urutan katanya, pilihan katanya, dan susunan katanya dengan bahasa tubuhnya baik secara Visualnya, Auditorinya maupun Kinestetiknya. Artinya sejalan dan sebangun antara bahasa lisannya dengan bahasa tubuhnya.

Dalam Islam ada disebutkan bahwa yang dimaksud dengan Beriman itu adalah “Membenarkan dengan Hati, Mengucapkan dengan Lisan dan Melakukan dengan amal perbuatan yang sesuai dengan yang dibenarkan hati & lisannya tersebut.

Dalam konteks ini, maka yang disebut “Niat” adalah sesuatu yang dimulai / ditanamkan / diucapkan di Hati, dan selanjutkan ketika suatu Niat sudah dimulai dari Hati, maka pikiran, perasaan dan seluruh anggota tubuh “hanya” tinggal mengikuti sesuatu yang sudah di”Niat”kan tersebut!

Itu disebut dengan Mind-Body Connection ! Namun dengan pengertian “baru” ini menjadi “*Heart-Mind-Body Connection*”

Ketika sesuatu sudah di”Niat”kan dengan sungguh-sungguh atau dari Hati, maka pikiran, perasaan dan seluruh anggota tubuh akan menjalankan sesuatu yang telah di”Niat”kan itu, karena telah terjadi konruensi yang dimulai dari Hati.

Your energy goes / flow to what you are focus on ! begitulah gambaran hal ini.

Nah, pertanyaan saya selanjutnya adalah : “*Apa yang Anda Niatkan sebelum Anda memulai segala sesuatu ?*”

Karena ingat,
“Kalau Niat, Insya Allah Akan Dapat !

- Wallahu A’lam -

Fitra Faturachman

*Licensed Practitioner of NLPTM *

*Trainer, Konselor & Coach berbasis NLP + Islam*

“Hamba Allah yang ingin mengajak Anda shaleh bersama menuju Ridho Allah !”

2 Comments for “NLP & Islam : Kalau Niat, Insya Allah Dapat !”


Leave a Comment

More from category

“Ndemok-Ndemok” Pattern – The Double Ambiguities

Oleh : Rudi Tamrin, Licensed Practitioner of NLP ™ Sementara Anda mempertanyakan judul ditulis di atas, saya sarankan [Read More]

EFT & Submodality NLP

Oleh : Qodrisyah, Licensed Practitioner of NLP (TM) DOR…TAR…TER…TOR…suara petasan bersahut-sahutan…anak-anak [Read More]

Membuang pengalaman buruk dengan Submodality

Oleh : Sugeng Harjono, Licensed Practitioner of NLP (TM) Pengalaman ini sebenarnya sudah terjadi pada sekitar bulan [Read More]

NLP untuk tenangkan anak yang sedang sakit

Oleh : Sari Sasomo, Licensed Practitioner of NLP (TM) Saya mau berbagi pengalaman dalam penggunaan NLP yang sangat [Read More]

Apa Yang Tak Mungkin Dipelajari? Memodel-lah…

Oleh : Endah Kurniadarmi, Licensed Master Practitioner of NLP (TM) Anakku yang bungsu lebih banyak bergerak lewat [Read More]

Insider

Archives