1,489 viewsPrint This Post Print This Post

Menghilangkan Stress Dengan Relaksasi Dzikir

Date November 20, 2008

Oleh : Nuryanto, Licensed Practitioner of NLP ™
Berawal dari membaca artikel Pak Tono, pikiran saya tergelitik untuk menuangkan apa yang ada di neck top ini SEKARANG, setelah  membaca tulisan ini  siapapun Anda, akan merasa rileeeeks dan santaaaai, dan semakin membaca kata demi kata dalam tulisan ini Anda akan semakin rileeeeks dan santaaaaaai dan apapun suara yang dengar menjadikan Anda semakin merasa nyamaaaan. Karena dengan membaca tulisan ini kita akan mengerti pentingnya  relaksasi dalam kehidupan sehari – hari.

Berbagai macam bentuk relaksasi yang sudah ada adalah relaksasi otot, relaksasi kesadaran indera, relaksasi meditasi, yoga dan relaksasi hipnosa . Dari bentuk relaksasi di atas belum pernah dimunculkan kajian tentang bentuk relaksasi dengan dzikir. Bila dalam meditasi penelitian tentang meditasi transendental sudah banyak dilakukan misalnya penelitian mengenai transcendental meditation yang dikembangkan oleh Maharishi Mahes Yogi.

Relaksasi dzikir ini merupakan bentuk sikap pasif atau pasrah dengan menggunakan kata yang diulang-ulang sehingga menimbulkan respon relaksasi yaitu tenaaaang. Respon relaksasi yang digabungkan dengan keyakinan, dimana dengan mengulang kata yang dipilih dapat membangkitkan kondisi relaks.

Menurutnya metode penggabungan ini lebih efektif bila dibandingkan dengan rileksasi yang tidak melibatkan faktor keyakinan tertentu yang bisa menghantarkan kepada rileksasi yang dalaaaam.

Kata atau dzikir yang akan digunakan sebaiknya berupa kata yang memiliki makna yang dalam bagi subjek. Dalam literatur Islam banyak sekali kata yang dapat digunakan untuk dzikir misalnya Yaa Allah, Yaa Ahad, Alhamdulillah, atau menggunakan Asmaul Husna. Arti dizkir sendiri adalah ingat, jadi perbuatan dzikir lebih pada makna dari pada verbalisasinya. Sehingga diharapkan dalam relaksasi dzikir ini dapat membawa subjek pada alam trasendental.

Setelah state of mind  sudah terbentuk langkah selanjutnya adalah membangkitkan sikap pasif yang merupakan sikap dalam relaksasi yaitu dengan menimbulkan sikap ihlas dan pasrah. Pasrah dapat dideskripsikan sebagai sebuah sikap penyerahan total kepada objek trasenden yaitu Allah SWT. Dengan sikap ini apapun yang terjadi dalam diri diterima tanpa reserve, sehingga sangat efektif untuk menimbulkan sikap pasif.

Munculnya gangguan psikis yang banyak disebabkan oleh konflik internal yang akhirnya menimbulkan stress dapat diredakan dengan sikap penerimaan diri, tidak menentang, dan pasif total.

Tahap-tahap relaksasi dzikir

  1. Ambil posisi nyamaaaan dan relaaaak pilih posisi tidur telentang  atau duduk
  2. Pejamkan mata dengan pelan tidak perlu dipaksakan sehingga tidak ada ketegangan otot sekitar mata.
  3. Lemaskan semua otot. Mulailah dari kaki rasakan jari – jari kaki mulai relaaaks, kemudian betis, paha dan perut sampai ke ujung rambut. Kemudia pelan – pelan gerakkan bahu beberapa kali sehingga tercapai kondisi yang lebih relak
  4. Perhatikan pernapasan. Bernapaslah landung ( dengan lambat dan wajar), dan ucapkan dalam hati frase atau kata yang digunakan sebagai contoh anda menggunakan frase yaa Allah. Pada saat mengambil nafas sertai dengan mengucapkan kata yaa dalam hati, setelah selesai keluarkan nafas dengan mengucapkan Allah dalam hati. Sambil terus melakukan no 4, lemaskan seluruh tubuh disertai dengan sikap pasrah kepada Allah. Sikap ini mengambarkan sikap pasif yang diperlukan dalam relaksasi, dari sikap pasif akan muncul efek relaksasi ketenangan.
  5. Setelah bisa masuk dalam kepasrahan dan ketenangan yang dalaaaam, sebaik cepat – cepat melakukan anchor  pribadi supaya jika lain waktu mau melakukan relaksasi lagi tidak usah bersusah payah konsentrasi seperti pertama kali melakukan relaksasi tapi cukup memicu kembali anchor yang sudah dipasang. Anchor bisa ber macam – macam cara,  bisa dengan suara, sentuhan pada  anggota badan tertentu ( lebih dilakukan pada anggota badan yang jarang disentuh supaya tidak terkontaminasi sentuhan – sentuhan lain yang bukan anchor ),  atau bisa dengan melakukan anchor pada posisi relaksasi itu sendiri, dengan mengambil posisi tertentu setelah mencapai puncak ketenangaaaaan yang daaaaaalaaaam, sehingga menciptakan state of mind  yang diharapkan. Anchor posisi biasanya sering dipakai oleh para Kiyai, Dukun dan Paranormal seperti,…… ,   disaat mau mulai berdo’a atau matek aji.
  6. Akhiri dengan dengan ucapan penuh syukur kepada Allah, sambil tersenyuuum, relaaaaaks, santaaaaai dan pasrah. Lalu tarik napas dalaam dari hidung simpan di dada kira – kira tiga detik lalu tekan ke perut  tepatnya dua jari bawah pusar dan tahan napas kira – kira tiga detik lalu salurkan napas tersebut ke seluruh anggota tubuh, hingga semua anggota tubuh bisa merasakan rasa rileeeeks, santaaaaai, nyamaaaaan dan sehat.

Sebagai kesimpulan akhir dari tulisan saya ini, intinya bagaimana kita bisa masuk dalam state of mind kepasrahan kepada Sang Pencipta. Karena begitu kita pasrah, kita akan align sepenuhnya kepada Allah. Ini juga yang mendasari keberhasilan  terapi SEFT (Spiritual Emotional Freedom Technique ) yang konon sangat terkenal itu, yang bisa menyembuhkan phobia dengan waktu yang relatif singkat. Sejauh mana kita bisa pasrah dan ihlas menerima penyakit yang kita alami, sehingga seluruh anggota badan akan menerima rasa pasrah dan ihlas tersebut hingga kemudian menjadi relaaax dan santaaaai pada akhiri sembuh.

Ok teman- teman  demikian ulasan pengalaman pribadi saya tentang kedahsyatan efek dzikir kepada diri kita.

Selamat melakukan.

8 Responses to “Menghilangkan Stress Dengan Relaksasi Dzikir”

  1. Fitra said:

    Assalamu’alaikum Mas “Dukun” Noery !

    Wuiiiiiih muantafffff pisan euy !

    baca ini aja udah membangkitkan ato menimbulkan relaksasi, apalagi mempraktekkanya ya mas

    Sip Mas “Dukun” !

    Wassalam

  2. mastono said:

    mas noer,
    apakah boleh nafas yg dipakai diganti dengan.
    mengalirkan energi misalnya.

  3. Noery said:

    Terimakasih untuk pertanyaannya Pakde, boleh saja, malah kalau kita menggunakan energy efeknya
    lebih luar biasa dari pada hanya sekedar nafas yang tanpa di aliri energy.

  4. Roeri said:

    mas noer,
    berapa lama waktu yang paling efektif untuk melakukan relaksasi ini terutama bila kita sudah sampai pada tahap kepasrahan/ketenangan?

    Tks.

  5. Henry said:

    Wah ilmunya dahsyat…. belum sampai kesana tepatnya agak sulit :(

  6. rien said:

    akhirnya adekmu ni membaca artikel mu mas
    matuwnuwunn

    ^^

    rileksss dan santaiii…

    hhheee

  7. astri said:

    huuaaa,,,,jadi makiin penasaaraan dan ga sabaar menunggu buku nya mas nur nih ^_^

    sukses mas!!

  8. Heru said:

    Relaks…..nyaman….semakin sabar dan syukur…alhamdulillah….

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>