Kisah Inspiratif Para Alumni NLP Practitioner
Thursday February 9th 2012

Membuat Hidup menjadi lebih Berwarna

Oleh : Supartono Muhammad, Licensed Practitioner of NLP ™

dulu saya pikir hidup ini kurang menyenangkan  … …
sehingga saya  merasakan kehidupan ini juga memang kurang menyenangkan.

mulai beberapa yang waktu lalu, sekarang, saat ini, detik ini, menit ini, jam ini, hari ini  dan seterusnya  ….
saya putuskan:

hidup ini menyenangkan …. dan karenanya saya mulai merasakan hidup ini benar-benar menyenangkan…
hidup ini nyaman … dan karenanya saya mulai merasakan hidup ini benar-benar nyaman…
hidup ini indah … dan karenanya juga saya merasakan kehidupan yang sangat indah

hidup ini penuh rahmat dan berkah ….
bila memang kita menghendaki nya ….

orang bilang bahwa ucapan adalah do’a …
pikiran adalah peta …
ucapan dan pikiran akan membawa kehidupan kita kemana mengarah,
ucapan dan pikiran baik … menuntun kita menujukan jalan baik …

buatlah peta yang berwarna …
peta berwarna akan menuntun ke jalan yang penuh warna …
dan kehidupanpun menjadi lebih berwarna …

Hidup adalah Pilihan

Dunia telah diciptakan dengan banyak pilihan yang kadang bertentangan: duka suka, hitam putih, susah senang, miskin kaya,sedih bahagia … …
Semuanya telah diciptakan Tuhan untuk kita, sekarang tergantung bagaimana kita memilihnya, memilih yang positif atau negatif untuk diaplikasikan dalam hidup sehari-hari.

Pilihan-pilihan tersebut di atas tentu saja masing-masing akan memberikan konsekuensi tersendiri dalam dalam hidup. Pilihan yang baik akan membuat hidup kita lebih baik dan menambah peta berwarna dalam pikiran kita.

Sementara pilihan yang kurang baik akan mengakibatkan hidup  menjadi kurang baik, bahkan akan membuat peta dipikiran  menjadi gelap, abu-abu bahkan hitam.
Peta gelap, abu-abu dan hitam dalam pikiran kurang menguntungkan, karena akan mengundang gambaran gelap dan hitam lainnya untuk datang ke dalam pikiran.

Analoginya, orang-orang yang mempunyai gambaran gelap dan hitam biasanya akan melihat segala sesuatu dari sudut negatif, segala sesuatu biasanya punya dua sisi, sisi positif dan sisi negatif, apabila seseorang meliha sesuatu dari sisi negatif maka yang muncul adalah sisi negatif. Sehingga yang terjadi adalah sebuat lingkaran sisi negatif dan gambaran gelap, gambaran gelap yang terus menerus dilihat dan dirasakan akan membuat gambaran peta pikiran menjadi gelap pula.

Karena kedua pilihan tersebut mengandung konsekuensi, mengapa kita tidak memilih yang baik saja?

Pertanyaannya sekarang bagaimana caranya agar kita bisa memilih pilihan yang baik?

Tips berikut ini akan membantu:

  1. Ubahlah pikiran ke arah yang lebih baik, kalo bisa merubah negatif belief akan lebih baik lagi.
  2. Sa’at mendapatkan kebaikan dan kebahagiaan selalu diingat diperbesar dan bersyukurlah.
  3. Sa’at mendapat musibah dan kesedihan, bersegeralah untuk melupakan musibah dan kesedihan tersebut kalau perlu mohon maaf kepada Tuhan… dan jangan lupa buang saja gambaran musibah serta kesedihan tersebut ke laut(ke laut aje!). Langkah tersebut dilakukan supaya gambaran yang kurang baik itu tidak lagi mengotori pikiran.

Langkah satu dan dua sangat efektif untuk membuat peta  yang ada dipikiran kita menjadi lebih berwarna dan terang, pikiran yang terang dan penuh warna akan membawa kita menuju jalan yang lebih baik.

Sedangkan langkah ketiga diarahkan untuk menghilangkan gambaran gelap, abu-abu serta hitam dalam peta pikiran. Hilangnya gambar tersebut membuat peta dipikiran akan tetap berwarna dan terang.

Ayo datanglah peta pikiran yang berwarna dan terang, ajaklah teman-temanmu datang ke sini untuk mewarnai peta pikiran kita dan tinggalah terus selamanya di sini. Bawalah langkah kita agar selalu menjadi lebih terang dan berwarna.

Bersyukur

Bersukurlah bila mendapatkan kebahgiaan, keberhasilan, berkah atau apapun yang positif yang kita dapatkan dari Tuhan. Bersyukur yang benar akan membuat kita menjadi lebih mudah untuk menjadi:

1.    Bahagia dan tersenyum. Tersenyum akan membuat gambar dipikiran berwarna selain itu tersenyum akan mengurangi kerja pikiran sadar sehingga gambaran yang berwarna tersebut akan dengan mudah untuk masuk ke dalam pikiran bawah sadar.
2.    Rilek. Rilek akan mempermudah masuk ke “trance”, dalam keadaan “trance” gambar berwarna tadi menjadi lebih mudah masuk ke alam bawah sadar.
3.    Pasrah. Pasrah akan memperbesar hasil yang telah dicapai, hal ini yang akan menambah gambaran berwana dipikiran bawah sadar menjadi lebih besar lagi.

Seperti yang telah dijelaskan oleh ketiga hal tersebut di atas dengan bersyukur kita dengan mudah memasukkan program positif dan berwarna yang telah kita alami ke dalam pikiran bawah sadar, kejadian baik tersebut tentu saja akan mewarnai peta yang ada dipikiran kita menjadi lebih berwarna.

Gambaran keberhasilan tersebut juga akan tercatat oleh pikiran bawah sadar, bawah sadar mengatakan bahwa kita pernah terinstal program positif dan berwarna, karena pernah terinstal program tentu saja kita akan dengan mudah menjalankan program  tersebut untuk keperluan yang sama.

Bukankah kalau program sudah terinstal dan berjalan berjalan dengan baik akan bisa dijalankan lagi apabila dikehendaki?
Bukahkah hidup ini menjadi lebih indah dan berwarna apabila tidak terinfeksi oleh virus negatif belief ?

6 Comments for “Membuat Hidup menjadi lebih Berwarna”

  • Fitra says:

    Assalamu’alaikum Pak Tono !

    Betul sekali yang Bapak tulis!

    Hidup ini adalah pilihan

    Oleh karenanya yang pantas kita lakukan hanya

    Bersyukur

    dan saya tambahkan satu lagi pak

    Bersabar

    ketika terjadi sesuatu yang tidak dikehendaki
    lalu, ambil hikmah & pelajarannya yang positif dan bermanfaat bagi hidup kita selanjutnya

    Barakallah Pak Tono !

  • mastono says:

    betul mas,
    sedikit cerita …,
    ada seorang janda yang ditinggal anak yang paling disayanginya, dia pengen anaknya hidup lagi maka datanglah dia ke seorang Guru yang bijak dan hebat untuk minta agar anaknya bisa dihidupkan kembali ….

    “oke, saya akan hidupkan kembali anakmu tapi kau minta sebiji lada kepada siapapun yang punya … tapi tolong minta kepada yang tidak pernah ditinggal mati oleh saudranya” jawab Guru

    “terima kasih Guru, saya akan mencarinya ….”

    ini rasanya mudah pikirnya … maka sang jandapun segera mencari lada tersebut.

    saat dia masuk ke salah seorang tetangganya diapun minta lada tersebut …

    “lada …. saya punya” kata tetangganya
    “tapi saya beberapa waktu yang lalu juga ditinggal mati oleh saudaraku…” kata tetangganya lagi.

    berarti ini tidak masuk kriteria pikir janda tersebut … lalu dia mencari lagi dan mencari lagi.

    Ternyata semua tetangganya punya lada tapi tidak seorangpun tentangganya yang tidak pernah ditinggalkan oleh orang-orang terdekatnya …

    Karena itupun Janda tersebut sadar bahwa semua orang ternyata merasakan apa yang dialaminya, Janda tersebut segera sadar dan bangkit lagi ….

    gambar hitampun hilang dalam peta pikirannya ….

  • Henry says:

    Mantap Om Ton. Saya jadi ingat waktu teman saya minta komentar mengenai disain iklan dalam hitam putih. Saya bilang umumnya orang akan lebih terpengaruh dengan gambar yang berwarna-warni. Dan dia mengakui, dalam mendisainnya dia-pun kurang semangat. Ya karna hitam-putih itulah, coba berwarna-warni…. on fire pasti :D

  • Ipehoy PsyCHE says:

    PAK TONO,,hehehe
    pak tono tu dulu yang ikud di toga mas waktu bedah bukunya Mas Krishna yah ?
    wah ternyata artikelnya bagus sekali,
    saya termasuk mahasiswa yg mulai ingin belajar dengan NLP, LOA, n hypnotherapy
    hem,,mas yg saya tanyakan kalo kita udah yakin dan engen menularjan keyakinan ini kepada orang lain ggimana yah ?
    kdang orang tuw sedikit sulit belief kita yg inSyaAllah sebenarnya bagus ini,,
    makasey,,

  • mastono says:

    ya bener mas Ipehoy…
    maaf saya baru buka tulisan saya yang ini …
    biasanya di halaman pertama saja

  • Heru Kurnianto Tjahjono says:

    Ya pak Tono..bersyukur dengan hati, lisan dan perbuatan menjadi begitu luar biasa menarik hasil yang berkelimpahan…sukses selalu pak. Amien


Leave a Comment

More from category

Pengen Jago Masak? Memodel Farah Quinn Yukk

Oleh : Inna Istantina, Licensed Practitioner of NLP™ Belasan tahun lalu, saya pernah belajar teater. Meski tidak [Read More]

Katakan cinta dengan NLP

Oleh : Ricky Maulana Muchtar, Licensed Practitioner of NLP™ WARNING/PERINGATAN KERAS: Sebelum membaca, pastikan bahwa [Read More]

Hand Puppet, An Amazing Way to Change Children’s Belief

Oleh : Okina Fitriani, Licensed Practitioner of NLP™ Suatu ketika beberapa bulan yang lalu, saya mengikuti status [Read More]

Latah kata – mendiskon diri

Oleh : Istoto Suhartoyo, MM, Licensed Practitioner of NLP ™ Menjadi seorang Praktisioner NLP yang konkruen ternyata [Read More]

Santika

Oleh : Achmad Syafrudin, Licensed Practitioner of NLP ™ Nama ini, tidak serta-merta hapus dalam ingatan orang-orang [Read More]

Insider

Archives