Kisah Inspiratif Para Alumni NLP Practitioner
Sunday May 20th 2012

Seharusnya ada 68 artikel bulan ini

Oleh : Bambang Suyono, Licensed Practitioner of NLP ™

(Article Inspired by Tono)

Menulis memang tidak perlu takut, karena menulis hanya perlu pena atau pc atau lap top untuk mengalirkan isi di neck top kita ditambah dengan seluruh representational system melalui seluruh submodalitiesnya. Selain itu …

Menulis itu sama dengan uang.  Lihatlah berapa banyak uang yang dibuat oleh tulisan. Setiap hari miliaran rupiah diterima oleh pabrik tulisan alias Koran alias surat kabar atau internet. Agar anda yakin, maka mulailah menghitung dalam pikiran anda berapa juta orang berlangganan Koran alias surat kabar di Indonesia, lalu. kalikan dengan dua ribu rupiah (harga eceran koran). Limapuluh miliar Rupiah.  Bayangkan dalam pikiran anda angka lima dengan nol sepuluh berjajar di belakangnya. Perjelas angka itu dengan Bold dan CAPITAL LETTER Rp. 50.000.000.000.

Menulis itu membantu orang lain. Rasakan berapa jutaan bulir air mata menetes karena barisan kata yag terangkai dan menyentuh hati pembacanya. Dari sana jutaan hati tergerak untuk mengirimkan uang seribu atau lima ribu rupiah untuk berpartisipasi membantu para korban bencana di Aceh, Jogjakarta dan di tempat lain.

Menulis itu nyaman. Bongkahan dan kerak – kerak dari keluhan, ketidak puasan, ketidak nyamanan pikiran atau perasaanm apabila dibiarkan, bisa meracuni tubuh, pikiran dan jiwa kita. Menulis adalah therapinya.

Menulis adalah Detoksifikasi. Mengeluarkan racun – racun tadi melalui tulisan. Menyalurkan seluruh racun yang ada di dalam pikiran anda keluar melalui jari – jari tangan. Isi jiwa anda yang tertuang bahkan mungkin bisa memberikan jalan keluar kepada orang lain atau tanpa sadar anda tiba – tiba menjadi juru selamat bagi orang lain yang putus asa karena dirinya tiba – tiba tercerahkan setelah membaca tulisan anda.

Cukup sudah uraian di atas sebagai sebuah induksi. Sekarang bayangkan kalau anda menulis selembar sehari. Tiga bulan kemudian, telah ada seratus lembar tulisan anda yang siap dicetak menjadi buku. SEBUAH BUKU !.

Perbesar gambar buku itu dalam pikiran anda. Beri warna sesuka anda, warna – warna favorit anda.
Lihatlah gambar dan foto anda dicetak di lembar terakhir buku tersebut. Perjelas gambar tubuh anda yang dibalut warna – warni busana anda dan senyum anda yang manis begitu menginsipirasi para pembaca.

Dengarlah suara – suara kecil yang begitu terpesona oleh gambar – gambar itu, itulah suara anak – anak anda. Anak – anak yang bangga setelah mengerti dan sadar bahwa ayah atau ibunya menjadi inspirator bagi orang lain. Berani membagi ilmu dan mnejadi bagian untuk menciptakan sebuah peradaban baru.

Begitu membanggakan, bukan?. Rasakan kebanggaan itu mengalir ke jantung, ke hati, ke paru – paru dan ke seluruh tubuh bersama aliran darah. Berdetak bersama urat nadi. Begitu dalam, begitu nyaman.

Lalu apa yang menghalangi diri kita untuk merasakan kenyamanan dan kebagiaan itu. Bukankah setiap kali kita ditanya tentag ultimate outcome atau goal kita dalam kehidupan selalu kita jawab : Kebahagiaan, Ketenangan atau Ayem Tentrem ?. Maka Menulislah.

Sayapun menulis ini sambil mengatakan kepada diri saya sendiri “… lihatlah, rasakan, betapa nyaman dirimu saat ini … lega bukan …”. Suara ketukan key board itu menghipnosis dan mengelicit diri sendiri untuk mengeluarkan semua yang saya rasakan “yaa bagus … seperti itulah …”,  kata alam bawah sadar ketika aku mengedit kalimat demi kalimat.

Saat ini sesungguhnya saya sedang melakukan detoksifikasi atas diri saya sendiri agar pikiran dan jiwa menjadi tenang, nyaman dan rileks.

Tips Menulis dengan cepat :

  1. Kentalkan niat dalam hati, satukan cipta rasa karsa. Kalau anda merasa lebih nyaman dengan menutup mata, maka lakukan dengan cara menutup mata. Saya biasanya melakukan dengan cara berwudhu dan mengucapkan niat saya kepada Tuhan YME.
  2. Jika anda di kantor, sapu ruangan dengan mata anda, kebetulan meja saya menghadap ke taman, sehingga saya biasa menyapu daun – daun hijau, menyapa mereka dan menyerap seluruh energy positif yang ada. Bahkan saya melakukannya dengan cara menyerap energy positif dari senyuman sejawat, kadang boss saya yang sedang lewat atau bertatapan mata, walaupun mereka tidak mengerti apa yang sedang saya kerjakan.
  3. Elicit bagian terdalam dari diri anda, entah itu pemikiran atau perasaan. Bila diperlukan, hadirkan sosok, peristiwa, atau siatuasi yang menggugah pemikiran dan atau perasaan anda. “Associate dan Masuklah Ke dalamnya”. Kemudian hadirkan dan alirkan semuanya melalui tangan – tangan anda yang menempel pada key board.
  4. Perasaan yang kuat dan assosiasi diri dalam trance itu pasti menghadirkan kata – kata dan kalimat demi kalimat yang kuat (powerful) dan sarat makna. Tulisan yang seperti ini memang lebih dari sekedar light writing melainkan juga mengajak pembaca untuk hadir disana berasosiasi (associated) dengan penulis dan tulisannya. Percaya saja bahwa pasti ada dari pembaca yang mengerti tulisan anda atau hanya soal waktu saja. Ketika saya menjadi manager HRD saya sering kali menerima email dari mantan interviewee saya “Pak, setelah setahun lewat, saya sekarang mengerti arti email (atau ucapan pada saat wawancara) yang bapak kirim dan sampaikan. Emailnya masih saya simpan. Terima kasih atas pencerahannya” … (it’s really true story)
  5. Mulailah dari yang mudah, sederhana, tidak peduli kalimat itu akan menjadi bagian akhir, tengah atau awalnya. Menulis sajalah .. yes, just like that, it’s easy, isn’t it?.
  6. Bersyukurlah karena pada hari itu anda telah membuat sebuah perubahan, khususnya pada diri sendiri,  walaupun dengan satu dua kalimat.
  7. Katakan dalam hati “Apa yang menghalangi saya untuk menulis lagi dan lagi …”. Kuncilah kalimat ini dalam – dalam di alam bawah sadar dan rawatlah serta jadikan Anchor.
  8. Bisa saja suatu saat, kita berada dalam keadaan MEJEN, anchornya tidak jalan. Jangan khawatir. Kita masih bisa menyegarkan semangat dan kemauan menulis kita melalui teknik Swish Pattern. Step into saja ke dalam Andrea Hirata atau Andre Harefa atau Hermawan Kertajaya (kata mas Tono) kalau belum kenal sama mereka, Khan ada Ronni FR, tulisan beliau sangat bagus dan patut dijadikan referensi.
  9. Pakai konsep metaphor orang jawa, Titeni, Tiru dan Tambahono (Observe, Copy dan Up copy) … yo ngono yo ngono neng ojo ngono… jadi niru, nyontoh enggak apa – apa tapi keluarannya (outcome) harus lebih baik dari yang dicontoh … bukan hanya ngono wae ora iso, terus langsung nyontek 100% plek  … Anda lihat bukan bahwa saya sedang menyontek tulisan sebelumnya …Maka
  10. MENULISLAH MULAI DARI SEKARANG … MULAI DARI SEKARANG … MULAI DARI SEKARANG … SAAT INI JUGA. BAGUS, YES BEGITU, SEPERTI ITU.

Salam Berkelimpahan

BSY

17 Comments for “Seharusnya ada 68 artikel bulan ini”

  • Pane says:

    Pak BSY (SBY atau BSY), hebat…. Saya seperti meliha rangkuman NLP Prac disandingkan dengan keinginan seseorang….

    MANTAFF……

    SEGERA MENYUSUL SAYA PAK BAMBANG….. (Ambigu kan kalimat ini?!)

    Maksud saya, SAYA SEGERA MENYUSUL PAK BAMBANG…. :D

  • wap says:

    Pane, emang pak Bambang mau pergi ke mana, kok disusul segala?

    Ha ha ha … orang NLP kalo diajak ngomong emang musti jelas las las las ya ?

    Good very pak BSY …. kagum saya nambah lagi dong terhadap Anda. Wah jan, mustajab tenan kancaku iki ….

  • Henry Yonathan says:

    Wah…. Pak BSY (bukan SBY), nendang banget tulisannya!! <— Sinestesia nih

  • Ronny F says:

    Pak, artikel keren banget.
    Utilisasinya mantap….

    Ambiguitynya ada di judul, kok 68 artikel, lha yang 4 siapa yang nulis?

    Nah, ini yang membuat tds (trans derivational search)…

  • mastono says:

    top dah…
    moco tulisan ne pan BSY jadi ra iso turu …
    sangat bersemangat …

    salut

  • Bambang Suyono says:

    Bang Pane,

    Ha ha ha … orang muda yang satu ini penuh semangat pembelajaran … ayo mas kita pergi sama – sama ?. Emang mau pergi kemana (WAP) atau sama siapa saja ?. oops… Sukses terus untuk anda …

    Salam berkelimpahan

  • BSY says:

    Mas Henry …

    Orang IT belajar NLP … wuuuush … programnya langsung jadi … or virusnya nyebar kemana-mana … he he he … btw, what’s sinestesia ?. sorry, ndeso men (penduduk desa?.) … Body rocking – nya diterapin terus yaaa … he he he …

    Salam berkelimpahan

  • BSY says:

    Mas Ronny …

    saya baru tahu kalau kayak gitu itu juga ada ilmunya … namanya keren banget tuh TDS … pasti keluar di pelajaran Master Pract…Melalui komen ini saya ikut lho master pract nanti …

    68 itu tulisan yang mengalir dari memory di neck top saya … coba panjenengan tanya para kontributor yang jumlahnya 32 itu, nanti lak ada yang sudah nyiapin tulisan lebih dari 2 artikel per bulan … hayooo siapa ngaku aja …

    Salam berkelimpahan

  • BSY says:

    Mas Wied,

    aku juga mengagumi anda punya semangat … (kok jadi ambigu yaa … ) .. koq mustajab mas ? kayak jamu aja … btw, aku kirim email ke japri anda koq enggak ada balasannya … hayooo ilang yaa …

    Salam berkelimpahan

  • BSY says:

    Mas Tono,

    Aku yo gak isok turu, gara-gara kelebihan energi (ini istilahne pak Hermawan, tahun 1995) yang disalurkan dari jogja …

    btw, ini lagi nyari carane menggabungkan seluruh kekuatan itu Reiki, Sufism, Makrifat dll. dengan NLP?. Jawabane di Master Prac…

    Salam berkelimpahan

  • Ronny FR says:

    Halo Pak,
    Untuk materi TDS,

    Silahkan baca artikel saya mengenai Penpuan TKW dengan Hypnosis, ada di blog saya..

  • Kesna Yudianto says:

    Mas BSY,

    Betul mas. What prevents you from writing one page a day?

    I will remember that. :)

    Salam,
    KY

  • Henry Yonathan says:

    Gara2 Om BSY dan Om Tono, saya jadi ‘panas’. Nah ketauankan meta-programnya untuk kasus ini?

  • mastono.info says:

    Virus yang baik …
    mas Henry, sukses selalu

  • Agus says:

    Akhirnya saya bisa membaca tulisan pak SBY eh bsy yang sudah melegenda, Very inspiratif pak, saya akan mulai membuat tuliasan ke dua.
    Salam berkelimpahan juga, untuk semua yang membaca tuliasan ini

  • Hasbi says:

    O…jadi ini toh tulisan luar biasa yang diceritakan mas Ronnya tahun lalu ketika reunian di Jogja.
    Tabik tuan. Saya sungguh tersentuh.
    Mudah-mudahan tulisan yang ada di republik nlp bisa menjadi pencerahan bagi banyak orang, semoga suatu hari bisa menjadi buku.
    Salut saya buat Pak Bambang.

  • BAMBANG says:

    wah uda hasbi bisa aja … saya malah baru tahu kalo tulisan ini diceritain oleh beliau … ya pak Insya Alloh kalo kita semua tekun menulis, setiap orang sumbang 2 atau 3 tulisan tiap bulan, 3 bulan kita siap meluncurkan buku praktik NLP ala kadarnya (tapi bermanfaat besar) … jangan sampai punya ilmu tidak bermanfaat sungguh merugilah mereka … ayo mas ronny digalang nih bikin buku dari tulisan para alumni


Leave a Comment

More from category

Mengatasi Batuk dengan Uptime

By:  Muh. Iqbal Basri. Licensed Practitioner of NLP   Beberapa waktu yang lalu, saya mengalami batuk, setelah [Read More]

Pengen Jago Masak? Memodel Farah Quinn Yukk

Oleh : Inna Istantina, Licensed Practitioner of NLP™ Belasan tahun lalu, saya pernah belajar teater. Meski tidak [Read More]

Katakan cinta dengan NLP

Oleh : Ricky Maulana Muchtar, Licensed Practitioner of NLP™ WARNING/PERINGATAN KERAS: Sebelum membaca, pastikan bahwa [Read More]

Hand Puppet, An Amazing Way to Change Children’s Belief

Oleh : Okina Fitriani, Licensed Practitioner of NLP™ Suatu ketika beberapa bulan yang lalu, saya mengikuti status [Read More]

Latah kata – mendiskon diri

Oleh : Istoto Suhartoyo, MM, Licensed Practitioner of NLP ™ Menjadi seorang Praktisioner NLP yang konkruen ternyata [Read More]

Insider

Archives